Komunitas

Komunitas Inter Club Indonesia (ICI)-Bukan hanya Bicara Inter Milan Tapi Persaudaraan dan Keluarga

INTER CLUB INDONESIA (ICI) - Bukan hanya Bicara Inter Milan Melainkan Persaudaraan dan Keluarga

Komunitas Inter Club Indonesia (ICI)-Bukan hanya Bicara Inter Milan Tapi Persaudaraan dan Keluarga
HO / Komunitas Inter Club Indonesia (ICI) Samarinda
Komunitas Inter Club Indonesia (ICI) Samarinda akrab di setiap aktivitas, mulai dari sepak bola, futsal, hingga kegiatan sosial. 

INTER CLUB INDONESIA (ICI) - Bukan hanya Bicara Inter Milan Melainkan Persaudaraan dan Keluarga

Kiprah klub sepak bola asal Italia Internazionale Milano masih menarik atensi pecinta Serie A khususnya di Indonesia. Klub peraih treeble winners ini tak bisa dipungkiri memiliki basis suporter terbesar di Indonesia. Khusus di Samarinda, fans Inter Milan hadir dengan nama Inter Club Indonesia (ICI) Samarinda.

TEBENTUK pada 5 September 2009, kemudian dikukuhkan pada 4 Desember 2009, ICI Samarinda menjadi salah satu basis fans club sepak bola eropa terbesar di Kota Tepian, dengan jumlah anggota mencapai 200 orang.

Tak mudah mendirikan fans klub sepak bola di Samarinda. Apalagi ICI Samarinda lahir di saat Liga Italia Serie A popularitasnya tergerus di tanah air. Apalagi saat itu Liga Inggris lebih mendominasi tayangan sepak bola di layar kaca Indonesia.

Berbekal kesabaran dan usaha jemput bola, para pendiri ICI Samarinda bisa menemukan satu per satu orang yang mau berkumpul dalam satu kesamaan, menggemari Inter Milan. "Sebenarnya pertama kali dibentuk di Samarinda bahwa kota ini potensi besar pencinta banyak. Kita lihat banyak yang pakai jersey Inter. Member pertama juga luar biasa perjuangannya. Member ya kita jemput bola. Kalau ada yang pakai jersey Inter kita kejar ajak gabung. Tidak mudah," ungkap Jayadi Iskandar, salah satu member ICI Samarinda.

Pria yang akrab disapa Jay ini menilai, komunitas ICI Samarinda bukan sekadar perkumpulan orang-orang yang mencintai Inter Milan. Lebih daripada itu, ia turut merasakan nuansa kekeluargaan yang erat antar-member. "Kalau saya pribadi banyak keuntungan berada di ICI Samarinda. Sebab anggotanya terdiri dari berbagai macam profesi. Banyak keuntungan, banyak teman dan banyak pula rezeki," ujarnya.

Komunitas ini juga menjadi pelepas penat dari segala aktivitas. Menurut Jay, suasana tersebut lebih terasa saat nonton bareng (nobar). Biasanya ICI Samarinda menggelar nobar di salah satu kafe di Jl Anggur, Samarinda. Di sana keriuhan dan kegembiraan tumpah saat mendukung tim biru hitam berlaga.

"Menurut saya sebuah kebanggan menjadi ICI. Saya dulu nobarnya jomblo. Sekarang setelah kumpul di ICI sudah luar biasa ramainya. Hebohnya bukan main. Tidak merasa sendiri. Hampir tiap hari ketemu anggota dan mereka sudah bukan orang lain. Sudah seperti saudara sebiru-hitam," tuturnya.

Keistimewaan lainnya yang didapat saat menjadi member ICI Samarinda yaitu para fans berkesempatan menyaksikan langsung laga Inter Milan di Italia. Menurut Jay hal itu bisa terwujud lantaran keanggotaan ICI Samarinda sudah resmi tercatat di fans resmi Inter Milan. "Ada kartu anggotanya dari Inter. Tiap tahun pasti ada tur. Kalau beruntung akan mendapat kesempatan nonton langsung ke Italia. Sudah ada anggota kita yang pernah ke sana," kata Jay.

Terkait jumlah anggota, Jay menegaskan tiap tahun pihaknya selalu mendata ulang keanggotaan. Agar bisa dilihat tingkat keaktifan dan animo fans dari tahun ke tahun. Kendati demikian, menurutnya jumlah fans per tahun biasanya dipengaruhi prestasi yang ditorehkan tim. Jika prestasi menurun, kemungkinan besar jumlah fans akan ikut berkurang.

Halaman
123
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved