Breaking News:

Catat! 23 Januari, Ujicoba Air Mancur Warna-warni Kelilingi Patung Kuda di Taman Kota Ini

Air mancur warna-warni yang mengelilingi patung kuda dijadwalkan akan diujicoba 23 Januari ini. Yuk, ke Taman Samarendah!

TRIBUN KALTIM/Rafan A Dwinanto
Walikota Samarinda Syaharie Jaang ketika meninjau pembangunan patung kuda di Taman Samarendah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penyelesaian patung kuda yang bergandengan dengan lampu hias, di Taman Samarendah, terus dikerjakan. Air mancur warna-warni yang mengelilingi patung kuda dijadwalkan akan diujicoba 23 Januari ini. Sementara, pembangunan patung kuda sendiri ditargetkan rampung dalam tempo sekitar sebulan.

Pimpinan Proyek dari PT Vista Media, Sandi menuturkan, pihaknya memerlukan waktu sekitar tiga pekan untuk menyelesaikan patung kuda tersebut. Diketahui, PT Vista Media merupakan investor sekaligus pelaksana pembangunan lampu hias dan patung kuda di Taman Samarendah. "Mungkin sekira tiga minggu hingga satu bulan lagi baru selesai," kata Sandi.

Diketahui, pembangunan lampu hias menyerupai menara, dan kini ditambah patung kuda lengkap dengan air mancurnya, tidak menggunakan APBD Samarinda. Semuanya ditanggung oleh PT Vista Media. Meski demikian, Sandi enggan merinci biaya yang dikeluarkan pihaknya untuk memercantik Taman Samarendah. "Yang pasti miliaran," ucap Sandi.

Sandi juga menjelaskan, pihaknya juga akan membuat tempat duduk dengan konsep edukasi di sekitar taman. Contohnya bangku yang didesain menyerupai buku atau alat tulis. Sehingga selain tempat bersantai, taman ini sekaligus menjadi wahana edukasi bagi pengunjung.

Beberapa waktu lalu, Walikota Samarinda meninjau progres pembangunan lampu hias dan patung kuda, tersebut. Menurut Jaang, dirinya berupaya meyakinkan investor untuk ikut memercantik Samarinda. Salah satunya, PT Vista Media.

"Saya minta tolong saya dibantu. Tidak usahlah bangun di Bali. Bali sudah bagus. Bangun di Samarinda saja. Nah, selain di sini (Taman Samarendah), Pak Sandi juga yang bangun taman di pertigaan depan Hotel Mesra itu," ucap Jaang.

Jaang yakin, nantinya Taman Samarendah akan menjadi ikon Kota Samarinda. "Tak lucu, kita di Kalimantan, orang kenal tanahnya luas. Tapi alun-alun tak punya. RTH (ruang terbuka hijau) yang representatif di tengah kota tidak ada," tuturnya.(*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved