Guru Les Berusia 48 Tahun Cabuli 34 Anak Laki-laki, Aksi Tak Senonohnya Juga Direkam

Kasus ini mulai terungkap setelah orangtua salah satu korban melihat isi ponsel anaknya, yang ternyata terdapat sejumlah video tak senonoh.

Guru Les Berusia 48 Tahun Cabuli 34 Anak Laki-laki, Aksi Tak Senonohnya Juga Direkam
admission.rudn.ru
Ilustrasi video mesum 

Guru Les Berusia 48 Tahun Cabuli 34 Anak Laki-laki, Aksi Tak Senonohnya Juga Direkam

TRIBUNKALTIM.CO - Polisi menangkap seorang pria yang mencabuli puluhan bocah lelaki di Bandung.

Adapun pelaku diketahui berinisial DRP (48) seorang guru les privat yang tega mencabuli 34 muridnya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah satu orangtua korban ke kepolisian setelah mendapati anaknya menjadi korban dari guru les privatnya sendiri.  

Cerita Penumpang Seputar Bagasi Lion Air tak Lagi Gratis : Barang 11 Kg Saya Bayar Rp 286 Ribu

Pemakamannya Diantar Ribuan Orang, Istri Ustaz Maulana ternyata Punya Sederet Kebaikan

Hal tersebut diketahui orangtua salah satu korban saat melihat isi ponsel anaknya, yang ternyata terdapat sejumlah video tak senonoh. 

Setelah meminta keterangan dari sejumlah saksi, akhirnya polisi menangkap DRP.

Dari keterangan tersangka, dirinya merupakan guru les panggilan yang biasa diminta sejumlah orangtua untuk mengajar sejumlah mata pelajaran bagi SD, SMP dan SMA.

Soroti Pembatasan Forward Pesan WhatsApp, Pengamat : Sebenarnya Ada yang Lebih Penting

Pedagang di Klandasan Sepi Pembeli Gegara Perwali Larangan Parkir, Walikota Balikpapan Bilang Begini

Selain datang ke rumah siswanya, DRP juga kadang mengajar di kediamannya di Kawasan Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Di rumah DRP inilah tindakan asusila itu dilakukan pelaku.

Saat siswanya berkumpul, pelaku dengan sengaja memutar video tidak senonoh di laptopnya.

Untuk kemudian mencabuli korbannya dan merekam sendiri aksinya tersebut.

"Seluruh korban adalah lelaki, korban diiming-imingi uang oleh pelaku, minimal Rp 20.000," kata Irman di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (21/1/2019).

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku telah melakukan perbuatan itu berulangkali selama mengajar sebagai guru les.

"Sudah dilakukan selama dua tahun terakhir. Seluruh korban 34 orang," tuturnya.

Perilaku Masyarakat juga Jadi Alasan BPJS Kesehatan Berlakukan Biaya Tambahan saat Berobat

Tarif Bagasi Lion Air tak Gratis, Bandara Sepinggan Bakal Sediakan Tempat Penitipan Barang Sementara

Dari pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa flash drive, laptop, serta satu kamera digital.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 jo 76 Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved