Pemkot Balikpapan Belajar Desalinasi Air Laut di PLTU di Sambalia Lombok Timur NTB

Pemkot Balikpapan Belajar Desalinasi Air Laut di PLTU di Sambalia Lombok Timur NTB

Pemkot Balikpapan Belajar Desalinasi Air Laut di PLTU di Sambalia Lombok Timur NTB
TRIBUN KALTIM / SITI ZUBAIDAH
Wali kota Balikpapan Rizal Effendi bersama rombongan saat meninjau proses Desalinasi air laut di PLTU IPP Sambalia, Kecamatan Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 

Pemkot Balikpapan Belajar Desalinasi Air Laut di PLTU di Sambalia Lombok Timur NTB

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kunjungan kerja Pemkot Balikpapan ke Kota Mataram selama tiga hari kemarin, ternyata mempunyai tujuan tertentu. Selain mengantarkan bantuan ke Pemerintah Kota Mataram, rombongan orang penting di kota minyak ini juga menyempatkan waktu untuk meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Independent Power Producer (IPP) Lombok Timur yang berlokasi di Sambalia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Perjalanan dari Kota Mataram menuju PLTU IPP Lombok Timur sekitar dua jam lamanya. Memasuki kawasan PLTU Wali kota Balikpapan Rizal Effendi disambut langsung oleh General Manager PLTU IPP Lombok Timur, Nur Akhsanul Kholikin bersama stafnya.

Selama disana, Wali kota yang menjabat dua periode ini banyak berkisah mengenai potensi air bersih di Balikpapan. Diketahui selain mengahasilkan tenaga listrik, PLTU IPP Lombok Timur juga menghasilkan air bersih yang bersumber dari air laut, sebab lokasinya tepat dibibir laut Sambalia.

Air yang dihasilkan bukan untuk dikelola masyarakat setempat, melainkan digunakan untuk penyulingan mesin, dan pemadam kebakaran. "Iya penyulingan air laut menjadi alternatif, kita sudah menunggu hasilnya, tinggal lelang saja, kita melihat di sini sebagai pembanding, melihat biayanya, harga yang ada. Karena desalinasi air laut harganya lumayan," kata Rizal disela-sela kegiatan pada saat kunjungan di Pulau Lombok. Desalinasi air laut adalah proses yang menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi binatang, tanaman dan manusia.

Pulau Lombok memang memiliki karakteristrik sendiri dari pulau lainnya. Selain dikenal memiliki wisata alamnya, kota itu merupakan sebuah kota yang terkenal dengan kawasan laut yang luas. Hampir sama dengan Kota Balikpapan, memiliki kawasan Laut yang luas, namun kekurangan air baku.

"Harus di coba di Balikpapan karena kita kekurangan air baku. Yang penting kita lihat dulu, cara pembuatannya. Karena sangat mungkin dilakukan desalinasi untuk Kota Balikpapan," kata Rizal.

Opsi lain, jika tidak menggunakan desalinasi air laut, Balikpapan akan membeli air baku dari Penajam. "Saat ini masih melakukan survei dengan pihak investor. Karena kalau itu baik, kapasitas airnya Penajam bisa kita beli," ucap Rizal.

Air baku itu menjadi kebutuhan utama warga Balikpapan, karena saat ini Balikpapan masih kekurangan air baku sekitar 400 liter per detik. "Eksisting perkembangan dari tahun ke tahun, bisa menumbuhkan kapasitas air yang lebih besar lagi. Kalau di Penajam lebih murah kita memilih Penajam," kata Rizal

Pemkot Balikpapan pun sudah melakukan uji coba air laut dibeberapa kawasan. Diantaranya di belakang Kantor Pengadilan, Pantai Monumen, dan kawasan Selili. Uji coba ini untuk melihat kualitas air laut tersebut.

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved