Perilaku Masyarakat juga Jadi Alasan BPJS Kesehatan Berlakukan Biaya Tambahan saat Berobat

Melalui aturan baru urun biaya, kini BPJS Kesehatan mewajibkan pesertanya membayar biaya tambahan tiap melakukan kunjungan.

Perilaku Masyarakat juga Jadi Alasan BPJS Kesehatan Berlakukan Biaya Tambahan saat Berobat
kemenkeu.go.id
Ilustrasi. 

Perilaku Masyarakat juga Jadi Alasan BPJS Kesehatan Berlakukan Biaya Tambahan saat Berobat

TRIBUNKALTIM.CO - BPJS Kesehatan keluarkan aturan baru urun biaya melalui Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018.

Melalui aturan baru urun biaya, kini BPJS Kesehatan mewajibkan pesertanya membayar biaya tambahan tiap melakukan kunjungan.

Aturan tersebut nantinya mengatur soal urun biaya dan juga selisih biaya untuk JKN-KIS.

Berdasarkan aturan tersebut, ada tambahan biaya bagi peserta untuk rawat jalan dan rawat inap nantinya.

 

Waktu Pengisian PPDS SNMPTN Semakin Mepet, Sekolah Bisa Lakukan Hal Ini Jika Susah Login

Maret 2019, Maskapai dengan Pramugari Berbikini Layani Rute Ho Chi minh-Denpasar

Namun, Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief menepis anggapan bahwa pemberlakuan biaya semata untuk menekan defisit neraca BPJS Kesehatan.

"BPJS sendiri tidak menganggap ini bagian dari upaya untuk menurunkan defisit sehingga kita minta peserta mengurun biaya," ujar Budi di kantor pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Budi menjelaskan kalau aturan urun biaya ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat.

Dirinya ingin agar masyarakat nantinya menggunakan pelayanan kesehatan seperlunya saja.

Jadi, jika sakitnya tidak parah seperti batuk dan pilek tidak perlu ke dokter untuk pemeriksaan dan meminta obat.

Dirinya mengklaim banyak temuan di lapangan peserta JKN-KIS yang menggunakan layanan kesehatan yang tidak terlalu dibutuhkan.

 

Gakumdu Bawaslu Limpahkan Berkas Caleg yang Kampanye di Masjid ke Polres Balikpapan

Kabar Duka, Paman Dolit, Moch Syafi Saleh Idola Anak-anak Generasi 90-an Meninggal Dunia

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved