Breaking News:

Proyek Tol Balikpapan-PPU Terganjal Lokasi, Ubah Lokasi Anggaran Naik Jadi Rp 16 Triliun

Proyek Tol Balikpapan-PPU Terganjal Lokasi, Ubah Lokasi Anggaran Naik Jadi Rp 16 Triliun

Penulis: Aris Joni | Editor: Sumarsono
IST
Maket jembatan tol PPU-Balikpapan melewati Teluk Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Proyek Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara masih terus berjalan. Koordinasi antar pejabat Pemkab PPU dan Pemkot Balikpapan pun intens terus dilakukan.

Tribun Kaltim mencoba mengkonfirmasi Kabag Pembangunan Pemkot Balikpapan Freddy Nelwan terkait perkembangan progres pembangunan jembatan tol Balikpapan-PPU.

Freddy mengatakan, Pemkot Balikpapan masih menunggu koordinasi antara PT Waskita selaku investor dengan Pemkab PPU soal kapan dimulainya proyek jembatan tol tersebut. Hingga saat ini progres perkembangan jembatan tol Balikpapan-PPU masih menunggu penetapan lokasi jembatan di sisi Balikpapan.

Baca: Pemprov Kaltim Minim Terlibat Proyek Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Isran: Itu Proyek Swasta

Baca: Berapa Tarif Bagasi Wings Air dari Berau ke Balikpapan? Ini Rinciannya

"Harus ada penetapan lokasi dulu, baru bisa dikerjakan," ujarnya, Pihak PT Waskita saat ini masih terus melakukan produksi tiang pancang, dan ia berpendapat dalam waktu tiga hingga empat bulan pembangunan jembatan sudah dapat dilakukan. Sambil menunggu penetapan lokasi yang masih diusulkan ke Pemprov Kaltim.

"Untuk mengurus lokasi biasanya paling cepat enam bulan pengesahannya bahkan bisa sampai setahun. Kalau sudah ada penetapan lokasi, barulah proyek itu bisa dilelang," jelasnya.

Terkait opsi lokasi jembatan di sisi Balikpapan, Freddy membeberkan ada dua opsi sementara yang pernah diajukan, yakni Pantai Kemala sekitar Wisma Polda Kaltim dan depan Lapangan Merdeka, masuk wilayah Pertamina.

Saat ditanya soalnya tingginya anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan tol Balikpapan-PPU, Freddy mengatakan, penyusunan DED harus dirancang dengan matang dan merujuk pada desain dasar pembangunan jembatan tol tersebut.

Baca: Dikabarkan Hilang Sejak 9 Januari, Wakil Bupati Trenggalek Muncul di Media Sosial

Baca: Bakal Bebas 2 Hari Lagi, Ahok Disebut Minta Ketua DPRD DKI Jakarta Jadi Saksi Pernikahan

Kenaikan anggaran pembangunan jembatan tol masih akan dibahas kembali oleh seluruh unsur perusahaan konsorsium yakni PT Waskita, Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan, dan Pemkab PPU.

"Biaya hingga mencapai sekitar Rp 16 triliun itu bukan dana yang kecil loh. Saya juga belum tahu apa pertimbangannya sampai anggarannya bisa sebesar itu," ujarnya.

Dia menambahkan, proyek jembatan tol merupakan salah satu proyek yang cukup strategis. Bagaimana tidak.

Menurut Freddy, dengan keterbatasan kawasan untuk mengembangkan pembangunan di Balikpapan, maka melalui jembatan itulah nantinya akan dibagi kegaiatan pembangunan daerah di dua wilayah itu. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved