BPJS Kesehatan Defisit Sementara Layanan Harus Jalan Terus, Begini Cara Pemerintah Menyelamatkan

Kementerian Kesehatan menerbitkan Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018 yang mengatur aturan main soal urun biaya dan selisih biaya untuk JKN-KIS.

TRIBUN KALTIM/RAHMAT TAUFIQ
BPJS Kesehatan Defisit Sementara Layanan Harus Jalan Terus, Begini Cara Pemerintah Menyelamatkan 

Namun, ternyata jumlahnya masih tak cukup tutupi defisit karena nilai tunggakan yang terus meningkat.

Di samping itu, pemerintah juga masih menunggu hasil audit BPKP mengenai keseluruhan tagihan ke BPJS Kesehatan.

Berbagai kebijakan juga telah ditempuh hingga melibatkan pemerintah daerah untuk sumbangan.

Sri Mulyani menambahkan, dalam program JKN-KIS, banyak kepentingan yang harus diperhatikan.

Selain kepentingan masyarakat mendapat hak akses kesehatan, juga kepentingan rumah sakit yang harus tetap jalan.

Rumah sakit juga berkaitan dengan profesi dokter dan paramedis serta industri farmasi untuk obat-obatan.

Bayar Rp 20.000 hingga Rp 350.000, Ini Aturan Baru Rawat Jalan BPJS Kesehatan

Lowongan Kerja atau Rekrutmen Karyawan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lulusan S1 dan D3, Ini Syaratnya

Rencana Aturan Baru BPJS Kesehatan: Berikut Rincian untuk Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Selisih Biaya

Di sisi lain, keuangan negara juga perlu diperhatikan karena bukan hanya BPJS Kesehatan yang butuh dana.

"Semua harus dijaga keseimbangan dan pemerintah tetap menggunakan instrumen APBN untuk mendukung progam kesehatan karena hak asasi penting bagi masyarakat," kata Sri Mulyani.

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan Budi Mohamad Arief membantah bahwa penerapan urun biaya dan selisih biaya merupakan solusi menekan defisit keuangan BPJS.

Budi mengatakan, tujuan utama pemerintah menerapkan urun biaya yakni mengedukasi masyarakat untuk menggunakan pelayanan kesehatan seperlunya saja.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved