Mahir Merakit Solar Cell, Siswa SMKN 2 PPU Diminati Perusahaan di NTT

Kepala SMKN 2 PPU, Jukianta, Kamis (24/1/2019) menjelaskan, sejumlah siswa Jurusan Listrik sempat mengikuti pelatihan perakitan solar cell.

Mahir Merakit Solar Cell, Siswa SMKN 2 PPU Diminati Perusahaan di NTT
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kepala SMKN 2 PPU Jukianta saat menunjukkan Solar Cell hasil rakitan siswa jurusan Listrik. 

Mahir Merakit Solar Cell, Siswa SMKN 2 PPU Diminati Perusahaan di NTT

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sejumlah siswa jurusan Listrik, SMKN 2 Penajam Paser Utara (PPU) sempat akan dibawa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu perusahaan untuk melaksanakan proyek Solar Cell.

Namun tawaran ini ditolak pihak sekolah dengan alasan mereka hanya mengikuti pelatihan di Surabaya, Jawa Timur.

Kepala SMKN 2 PPU, Jukianta, Kamis (24/1/2019) menjelaskan, sejumlah siswa Jurusan Listrik sempat mengikuti pelatihan perakitan Solar Cell di Surabaya selama seminggu.

Pelatihan ini digelar salah satu perusahaan Solar Cell.

Daftar di SMKN 2 PPU, Calon Siswa Bisa Memilih Tiga Jurusan

Namun usai pelatihan, perusahaan tersebut berminat untuk membawa mereka untuk melaksanakan proyek perakitan Solar Cell di NTT.

"Tapi tawaran itu kami tolak karena izinnya hanya ikuti pelatihan di Surabaya. Perusahaan tersebut berminat karena anak-anak kami sudah mampu merakit Solar Cell, " ujarnya.

Setelah pulang lanjutnya, mereka kemudian melakukan perakitan Solar Cell dan hasilnya ada 9 unit yang berhasil dirakit.

Sosialisasi bagi Pemilih Pemula di SMKN 2 PPU, KPUD: Jangan Apatis tapi Gunakan Hak Pilih di Pemilu

Bahkan satu unit sudah digunakan untuk menerangi lingkungan sekolah.

Untuk biaya, Jukianta mengatakan tergantung kapasitasnya mulai 450 VA sampai 900 VA. Namun biayanya mencapai jutaan rupiah.

Selain itu tambahnya, siswanya beberapa waktu lalu juga mengikuti pelatihan perakitan lampu penerangan.

Bahkan yang dibuat hampir seribu buah.

SMKN 2 PPU Siap jadi Pusat Informasi dan Pengembangan Teknologi

"Tapi hasilnya dibawa Pak Bupati PPU Abdul Gaful Masud. Pak bupati juga yang membawa instruktur untuk melatih perakitan lampu penerangan, " ujarnya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved