7 Warga Kena DBD, Warga Kelurahan Sepaku PPU Sesalkan Belum Ada Program Fogging yang Dilakukan

Sebanyak 7 warga di RT 01 dan 02 Kelurahan Sepaku, Kecamatan Penajam Paser Utara (PPU) terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD).

7 Warga Kena DBD, Warga Kelurahan Sepaku PPU Sesalkan Belum Ada Program Fogging yang Dilakukan
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Ilustrasi - Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk menakan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti pembawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

7 Warga Kena DBD, Warga Kelurahan Sepaku PPU Sesalkan Belum Ada Program Fogging yang Dilakukan

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 7 warga di RT 01 dan 02 Kelurahan Sepaku, Kecamatan Penajam Paser Utara (PPU) terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bahkan dua orang, pada Jumat (25/1/2019) dirujuk ke Rumah Sakit Samboja, Kukar untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Salah satu warga Kelurahan Sepaku, Muhammad Hatta saat menghubungi tribunkaltim. Co, Jumat (25/1/2019) mengatakan bahwa sejak empat hari lalu sampai sekarang sudah tujuh warga yang terkena DBD.

Arti Pose Tiga Jari Ahok dan Rencana Pernikahan dengan Bripda Puput Nastiti Devi

Buang Sabu, 3 Pria di Kawasan Pinggiran Kota Samarinda Diciduk Petugas

Lulusan University of Oklahoma USA Pimpin Kampus ITK Balikpapan, Begini Targetnya

Viral Kisah Kakek Daeng Pato, Miliki Belasan Cicit & Nikahi Gadis 28 Tahun Gegara Kenal di Indekos

Dua orang yang sudah dirujuk ke RS Samboja untuk mendapatkan perawatan sebelumnya sempat mendapat perawatan di Puskesmas Sepaku.

Hatta mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta pihak Puskesmas agar segera melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan RT 01 dan 02 tempat tujuh penderita tinggal. Tujuannya, agar penyakit ini tak menular kepada warga lain.

Ilustrasi - Fogging di Perumahan Pertamina untuk mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti.
Ilustrasi - Fogging di Perumahan Pertamina untuk mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Namun ia menyayangkan karena sampai sekarang belum ada fogging yang dilakukan Puskesmas dengan alasan menunggu program.

"Katanya menunggu program, tapi tidak tahu program apa. Seharusnya segera lakukan fogging dan kami harap Dinas Kesehatan segera lakukan tindakan fogging. Mohon pak disampaikan karena kami warga khawatir akan menular ke warga lain, " ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Arnold Wayong menyatakan akan segera melakukan koordinasi agar dilakukan fogging di lingkungan warga yang terkena DBD.

"Kami juga minta warga untuk tetap menjaga lingkungan dengan 3M, " ujarnya. (*) 

Penulis: Samir
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved