Kepesertaan JKN-KIS Capai 98 Persen Pemkab Kukar Kaltim Terima UHC Award

Kabupaten Kukar menjadi kabupaten/kota ke-5 di Kaltim yang menyandang predikat Universal Health Coverage

Kepesertaan JKN-KIS Capai 98 Persen Pemkab Kukar Kaltim Terima UHC Award
Tribunkaltim.co/ Rahmad Taufik
Plt Bupati Kukar Edi Damansyah menerima penghargaan UHC Award dari pihak BPJS Kesehatan di Gedung Wisma Ria PT Pertamina Sangasanga, Minggu (27/1/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kepesertaan masyarakat Kukar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sangat tinggi hingga mencapai 98 persen atau sebanyak 665.662 jiwa sampai 1 Januari 2019. UHC Award ini disampaikan langsung oleh Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari.

Kabupaten Kukar menjadi kabupaten/kota ke-5 di Kaltim yang menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC), setelah Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, Kota Balikpapan dan Kota Bontang.

"Kami memberikan apresiasi secara khusus kepada Pemkab Kukar, terutama Plt Bupati yang sempat terlibat penuh sampai turun bersama ke kecamatan untuk meraih kembali UHC yang sempat mengalami penurunan 300 ribu jiwa pada 2017," kata Andayani saat penandatanganan kesepakatan tentang Perluasan Cakupan Kepesertaan Program JKN-KIS menuju UHC di Kaltim antara Gubernur Kaltim dan Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan sekaligus penyerahan UHC Award kepada Pemkab Kukar di Gedung Wisma Ria PT Pertamina Sangasanga, Minggu (27/1).

Ia mengemukakan, sampai Desember 2018 terdapat 41 badan usaha di Kukar yang telah mensinergikan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka dengan JKN-KIS sehingga total peserta yang ditanggung perusahaan sebanyak 4.893 jiwa. "Ini perhatian luar biasa dari perusahaan buat masyarakat sekitar," tuturnya.

Plt Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan keberhasilan Pemkab Kukar dalam meraih UHC merupakan hasil kerja sama seluruh unsur masyarakat. "Banyak perusahaan menjaminkan penduduk yang tidak mampu melalui mekanisme CSR. Selain itu, masyarakat yang mampu secara ekonomi juga ikut berkontribusi dengan mendaftar sebagai peserta mandiri, sedangkan masyarakat yang tidak mampu dijamin oleh Pemkab Kukar," ujar Edi.

Menurutnya, ini merupakan wujud komitmen dari Pemkab Kukar dalam memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi warganya.

"Kami telah menganggarkan dana sekitar Rp 29,6 miliar untuk mendukung program UHC ini. Kami juga telah berkomitmen masyarakat Kukar yang didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS, kepesertaannya dapat langsung aktif," katanya.

Sementara itu, jumlah penduduk Kaltim yang terdaftar pada program JKN-KIS mencapai 3.234.960 jiwa atau 91,46 persen. Untuk mencapai UHC, paling tidak 95 persen penduduk Kaltim telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, sehingga Provinsi Kaltim masih perlu mendaftarkan 3,54 persen dari total penduduk untuk mencapai UHC. Namun Kaltim melampaui capaian secara nasional yang baru 79 persen. (*)

UNTUK KALTIM, BPJS KESEHATAN
BEKERJA SAMA DENGAN
* 181 puskesmas
* 119 klinik pratama
* 127 Dokter Praktik Perorangan
* 34 klinik TNI dan Polri
* 43 dokter gigi
* 2 rumah sakit kelas D pratama
* 5 klinik utama
* 42 rumah sakit tingkat lanjut

KABUPATEN/KOTA KALTIM PENERIMA UHC
* Kabupaten Mahakam Ulu
* Kabupaten Kutai Barat
* Kota Balikpapan
* Kota Bontang.
* Kabupaten Kukar

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved