Para Caleg di Balikpapan Ini Keberatan Balihonya Dicabut Secara Sepihak

Sejumlah caleg dan pengurus parpol di Kota Balikpapan menyayangkan adanya pencabutan baliho Caleg secara sepihak di kawasan lahan PT Pertamina.

Para Caleg di Balikpapan Ini Keberatan Balihonya Dicabut Secara Sepihak
Tribun Kaltim/Budi Susilo
ILUSTRASI - Baliho partai politik peserta pemilu 2019 yang ditempatkan di dekat waduk Telaga Sari, Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim, Kamis (9/8/2018). 

Para Caleg di Balikpapan Ini Keberatan Balihonya Dicabut Secara Sepihak

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Beberapa Calon Legislatif (Caleg) dan pengurus Partai Politik (Parpol) di Kota Balikpapan menyayangkan adanya pencabutan baliho Caleg secara sepihak di kawasan lahan PT Pertamina, tepatnya di sekitar daerah perbatasan Balikpapan Barat.

Anggota DPRD Kota Balikpapan yang juga politisi partai Demokrat kota Balikpapan, Rustam menjelaskan, pencabutan baliho tersebut diduga dilakukan oleh pihak keamanan PT Pertamina karena dinilai keberatan lahannya dipasangi baliho caleg.

Namun ia menjelaskan, semestinya sebelum mencabut baliho, pihak perusahaan tersebut seharusnya melaporkan hal tersebut ke Bawaslu Kota Balikpapan, agar dapat ditindak oleh pihak Bawaslu dan Satpol PP Kota Balikpapan.

"Mestinya kalau dia merasa keberatan silahkan laporkan ke Bawaslu. Biar nanti Bawaslu yang tindaklanjuti, bukan langsung dicabut," ujarnya, Rabu (30/1/2019).

 

3 Ribu Warga Belum Menikmati Listrik PLN, Ini Terobosan yang Dilakukan Bupati PPU AGM

Vanessa Angel Ditahan, Polisi Beralasan Hilangkan Barang Bukti hingga Melarikan Diri

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Balikpapan yang juga Caleg di Dapil Balikpapan Barat, Burhanuddin Daeng Lala turut menyayangkan sikap dari pihak perusahaan yang langsung mencabut baliho caleg yang terpasang di lahannya.

Diakuinya, dirinya juga menjadi salah satu korban.

Ia menerangkan, balihonya yang terpasang di kawasan tersebut belakangan ini sudah tidak ada lagi terlihat di kawasan itu dan dirinya juga tidak pernah mendapat informasi peringatan terkait baliho yang dipasangnya tersebut.

"Baliho saya hilang juga disitu. Saya tanya Bawaslu dan Satpol PPU, mereka tidak ada menertibkan disitu, katanya itu wilayah Pertamina," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Aris Joni
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved