Pemilu 2019

BREAKING NEWS - Mandala Shoji Buron, Follower Minta Pembawa Acara Termehek-mehek Itu Serahkan Diri

Dalam kolom komentar postingan terakhirnya itulah membanjir komentar-komentar desakan agar Mandala Shoji tak lari dari vonis pengadilan.

BREAKING NEWS - Mandala Shoji Buron, Follower Minta Pembawa Acara Termehek-mehek Itu Serahkan Diri
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Caleg PAN yang juga artis Mandala Shoji menenangkan sang istri, Maridha Deanova Safriana usai menjalani sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018). Mandala Shoji bersama Lucky divonis pidana penjara selama 3 bulan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan karena terbukti melakukan pidana pelanggaran pemilu dengan membagikan kupon undian umroh kepada warga. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Dia juga tak pulang ke kediamannya di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Mandala Shoji divonis bersalah melanggar aturan pemilu karena membagi-bagikan kupon umrah. 

Atas pelanggaran tersebut, hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara dikenakan kepadanya.

Vonis yang sama dijatuhkan kepada caleg PAN untuk DPRD DKI Jakarta Lucky Andriani.

Adapun di Pengadilan Tinggi, permohonan banding Mandala Shoji berbuah nihil.

Kuasai Saham Freeport 51 Persen, Indonesia Belum Bisa Nikmati Untung Besar 3 Tahun ke Depan

Najwa Shihab Tanya Maruf Amin Apakah Dirinya Bobotoh? Jawaban Cawapres No 01 Bikin Penonton Tertawa

Bawaslu Tolak Hasil Kesepakatan Mediasi KPU Bontang dan Kasdi, Jadwalkan Sidang Ajudikasi Jumat Esok

Ingin Pindah Lokasi Memilih? KPU Beri Waktu Hingga 17 Februari, Ini Syarat yang Mesti Diikuti

Boro-boro mengabulkan, Pengadilan Tinggi DKI malah memutuskan menguatkan putusan PN Jakpus.

Praktis, no way out untuk Mandala Shoji karena tak ada upaya hukum lain karena UU Pemilu Nomor 7/2017 mengatur soal putusan pengadilan tinggi sebagai putusan terakhir dan mengikat sebagaimana Pasal 482 ayat 5.

Kabar Mandala Shoji resmi divonis hukuman penjara ini beredar setelah dirinya dinyatakan terbukti bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (21/1/2019).

Mandala Shoji
Mandala Shoji ()

Hal ini tentu saja dianggap oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Joni, sebagai pelanggaran dalam peraturan pemilu.

Majelis Hakim menilai Mandala telah menciderai asas pemilu yang berlaku.

Atas kejadian ini, Jaksa Penuntut Umum mengatakan Mandala terbukti melakukan tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved