Pemilik IUP Belum Realisasikan Penanaman Sawit, Gubernur Kaltim Isran Noor Ingatkan soal Batas Waktu

Pemprov Kaltim terus mengevaluasi perkebunan kelapa sawit di Kaltim, termasuk soal pemegang IUP kelapa sawit yang tak kunjung melakukan penanaman.

Pemilik IUP Belum Realisasikan Penanaman Sawit, Gubernur Kaltim Isran Noor Ingatkan soal Batas Waktu
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Kepala BPK RI Kaltim, Cornell Syarif Prawiradiningrat usai penyerahan LHP di kantor BPK RI Kaltim Jl M Yamin, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (17/12/2018). 

Pemilik IUP Belum Realisasikan Penanaman Sawit, Gubernur Kaltim Isran Noor Ingatkan soal Batas Waktu

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemprov Kaltim terus mengevaluasi perkebunan kelapa sawit di Kaltim.

Termasuk, para pemegang Izin Usaha Perkebunan (IUP) kelapa sawit, yang tak kunjung melakukan penanaman.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim Isran Noor, usai menghadiri peresmian kantor baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim di Jalan AM Riffadin Samarinda, Kamis (31/1/2019).

Isran menuturkan, perizinan termasuk kelapa sawit memiliki batas waktu penanaman.

"Jika batas waktu tersebut habis, ya kembali ke negara, ke daerah. Ya kita evaluasi terus," kata Isran.

Meski demikian, kata Isran, Pemprov tidak akan memberi sanksi bagi perusahaan sawit yang tak kunjung menanam.

Lantaran, tidak ada aturan yang mengatur mengenai sanksi, tersebut.

"Tidak ada ketentuan yang mengatur sanksi. Kecuali dia melanggar," kata Isran.

 

Berawal dari Pencurian Sepatu Golf, Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu di Balikpapan

Bawaslu Beber Alasan Penolakan Hasil Mediasi KPU Bontang dan Kasdi, Soroti Bukti Baru yang Diajukan

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved