Analis Sebut Melemahnya Ekonomi China Ancaman Paling Berbahaya Bagi Indonesia

Analis itu dikemukakan Chief Economist The Development Bank of Singapore Limited (DBS Ltd.) Taimur Baig

Reuters/Thomas Peter
Ilustrasi perekonomian China 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Chief Economist The Development Bank of Singapore Limited (DBS Ltd.) Taimur Baig mengatakan perlambatan ekonomi di China menjadi ancaman paling berbahaya bagi Tanah Air di tahun ini.

"Menurut saya bukan karena Brexit, bukan karena perang dagang tetapi karena China," jelas Taimur dalam acara DBS Asian Insights Conference di Hotel Mulia, Kamis (31/1).

Apalagi, Deputi III Kantor Staf Presiden Denni Puspa Purbasari juga mengakui bahwa China merupakan negara tujuan ekspor dan importir terbesar yang bermitra dengan Indonesia.

Pangsa ekspor non-migas Indonesia ke China sebesar 15% sepanjang tahun 2018, atau senilai US$ 24,39 miliar. Angka tersebut merupakan pangsa dan nilai terbesar mitra ekspor Tanah Air.

Sedangkan impor dari China juga menempati rangking pertama dengan nilai S$ 45,24 miliar atau setara 28,49% dari keseluruhan total impor yang dilakukan Indonesia.

Selain itu, "Jumlah foreign direct investment dan bond terbanyak berasal dari China. Maka efeknya besar," jelas Denni.

Untuk menekan dampak dari perlambatan ekonomi China ke dalam negeri, pemerintah mengaku telah menyiapkan tiga strategi yakni kebijakan struktural, kebijakan prudent dan buffer cushion.

Kebijakan struktural meliputi pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur, serta reformasi birokrasi dan meningkatkan kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB).

Selain itu, pentingnya sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merumuskan kebijakan fiskal, moneter dan finansial.

Kemudian, menurut Denny, salah satu kebijakan yang kurang populer adalah buffer cushion yang meliputi perlindungan sosial salah satunya dalah ketersedian bahan pangan. "Termasuk ketersediaan beras di Bulog," ujarnya.

[Benedicta Prima]

Artikel ini tayang di Kontan.co.id dengan judul "Ekonom DBS: Perlambatan ekonomi China jadi ancaman paling berbahaya untuk Indonesia"

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved