Andalkan Biogas dari Kotoran Sapi, Warga Artomoro Teritip Balikpapan Tak Tergantung Lagi pada Elpiji

Kebutuhan bahan bakar gas Sadikun sudah terpenuhi secara mandiri, tidak perlu membeli di warung dengan harga yang selangit.

Andalkan Biogas dari Kotoran Sapi, Warga Artomoro Teritip Balikpapan Tak Tergantung Lagi pada Elpiji
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Sadikun (45), petani yang ternak sapi memanfaatkan kotoran sapi jadi biogas di pekarangan belakang kediamannya Jl Artomoro, RT 14 Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Senin (28/1/2019) siang.  

Andalkan Biogas dari Kotoran Sapi, Warga Artomoro Teritip Balikpapan Tak Tergantung Lagi pada Elpiji

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Warga Balikpapan masih kerap kesulitan mencari gas subsidi elpiji 3 kg atau gas melon. 

Pasokan yang terbatas, harga yang terjangkau, permintaan yang tinggi, membuat barang ini seperti laris manis, keluar dari pabrik langsung ludes diburu konsumen.    

Namun tidak bagi Sadikun (45), petani di Teritip, Balikpapan Timur.

Lokasi tempat tinggalnya yang jauh dari pusat perbelanjaan dan pemerintahan, gaya hidup Sadikun serasa tenang, dirinya secara mandiri bisa memenuhi energi gas. 

Dia tidak perlu harus sibuk mencari ke sana kemari, atau sampai membela diri harus antre berburu gas subsidi ukuran tiga kilogram.

Kebutuhan bahan bakar gas Sadikun sudah terpenuhi secara mandiri, tidak perlu membeli di warung dengan harga yang selangit. 

Di bagian belakang rumah hunian Sadikun terdapat kandang kayu yang dihuni 11 ekor sapi ternak.

Semuanya milik dia.

Pengembangan Biogas Kotoran Sapi Bernilai Ganda bagi Masyarakat

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved