Melalui Fahri Hamzah, Gubernur Kaltim Minta Menteri PUPR Selesaikan Bandara APT Pranoto Samarinda

Melalui Fahri Hamzah, Gubernur Kaltim Minta Menteri PUPR Selesaikan Bandara APT Pranoto Samarinda

KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Fahri Hamzah 

Melalui Fahri Hamzah, Gubernur Kaltim Minta Menteri PUPR Selesaikan Bandara AP Pranoto Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor bakal terus memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur daerah hingga ke pusat.

Plt Sekda Prov Kaltim Meiliana mengatakan, Gubernur akan segera menemui Menteri PUPR, Budi Karya guna penyelesaian proyek di tiga titik, yaitu normalisasi Sungai Karang Mumus, percepatan pelebaran jalan alternatif menuju bandara APT Pranoto Samarinda, dan runway light Bandara.

Menurut Meiliana, dua titik terakhir menjadi hal yang urgent untuk segera diselesaikan lantaran berhubungan dengan jalur dan keselamatan transportasi. "Gubernur rencananya akan menemui menteri PUPR mengenai pelebaran jalan akses menuju APT Pranoto di kawasan Batu Besaung. Diperkirakan butuh RP 400 miliar menggunakan dana pusat," ungkap Meiliana.

Meiliana mengatakan, lampu runway sangat penting menunjang kebutuhan bandara APT Pranoto khususnya pelayanan penerbangan malam. Tidak adanya runway light membuat jam operasional bandara APT Pranoto terbatas hingga pukul 18.00. Bahkan bandara ini belum bisa maksimal melayani pendaratan pesawat saat cuaca buruk dan langit gelap akibat tidak adanya lampu runway.

"Lampu penerangan runway ini kebutuhan bandara. Semakin terang, maka semakin baik, khususnya untuk keselamatan. Kalau slotnya bertambah dan bisa melayani penerbangan malam maka pertumbuhan ekonomi akan bagus," tuturnya.

Dibutuhkan dana sekitar Rp 12 miliar untuk lampu runway bandara APT Pranoto. Pemprov sudah sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Pemprov Kaltim bahkan sempat meminta bantuan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah untuk membantu menyuarakan kebutuhan Kaltim ini ke pusat.

"Waktu Fahri Hamzah ke Kaltim, saya sudah meminta bantuannya agar menyampaikan ke pak Budi Karya untuk segera menuntaskan lampu bandara senilai Rp 12 miliar ini. Semoga informasi kami bisa sampai. Inikan untuk kepentingan masyarakat juga. Kami minta kepada Presiden untuk menginformasikan lampu ini agar di APBN," ucap Meiliana.

Kendati demikian, ia belum mengetahui pasti kapan rencana Gubernur menemui Menteri. Namun ia memastikan tiga titik tersebut menjadi prioritas yang akan disuarakan Gubernur ke pusat.

"Gubernur ingin menginformasikan juga kepada menteri tentang prioritas Kaltim. Tapi kita tidak tahu itu kapan, tapi beliau akan fokus menyelesaikan tiga titik ini," katanya. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved