Menjelang Akhir Januari 2019 Jumlah Pasien DBD di Berau Mencapai 69 Orang

Menjelang Akhir Januari 2019 Jumlah Pasien DBD di Berau Mencapai 69 Orang

Menjelang Akhir Januari 2019 Jumlah Pasien DBD di Berau Mencapai 69 Orang
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Berau terus meningkat. Anak-anak yang paling rentan terhadap penyakit DBD ini. 

Menjelang Akhir Januari 2019 Jumlah Pasien DBD di Berau Mencapai 69 Orang

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Berau terus meningkat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pasien yang dirawat karena DBD. Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai, ada 69 orang yang rawat inap karena DBD.

Humas RSUD dr Abdul Rivai, Erva Anggriana mengatakan, kasus ini DBD meningkat sejak awal hingga pertengahan Januari lalu. Saat itu, RSUD Abdul Rivai menangani sekitar 38 pasien DBD. Menjelang akhir Januari 2019, jumlah pasien terus meningkat hingga mencapai 69 orang.

"Minggu keempat bulan Januari 2019, pasien DBD bertambah sampai 31 orang. Sehingga total ada 69 pasien rawat inap," ungkapnya. Erva mengungkapkan, dari 69 pasien tersebut, mayoritas adalah pasien anak-anak.

Baca: Agus Tantomo Mewajibkan Para Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Berau Mengikuti Tes Urine

Baca: Bupati Berau Muharram Sebut Ada Investor Lain Bersedia Bangun PLTU Unit IV

"Ini menjadi perhatian serius bagi kami, apalagi pada akhir tahun 2018 kemarin, ada satu orang yang meninggal," kata Erva yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Berau ini.

Karena itu Erva meminta kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari hal-hal yang sederhana, seperti menguras dan membersihakan bak mandi sepekan sekali. Memasang kasa atau jaring nyamuk di jendela atau ventilasi rumah.

"Cara yang paling ringan, minimal tidak menggantung pakaian terlalu lama dan terlalu banyak di dalam rumah seperti di dalam kamar atau kamar mandi. Karena pakaian-pakaian yang digantung ini bisa menjadi sarang nyamuk,” jelasnya.

Langkah yang lebih serius adalah dengan memeriks

Baca: Polres Berau Berhasil Amankan Si Pemilik Narkoba 7 Kg yang Akan Dipasarkan ke Samarinda

akan diri atau anggota keluarga, terutama anak-anak yang mengalami gejala demam atau panas dingin. “Segera bawa periksa ke rumah sakit atau puskesmas. Supaya bisa segera ditangani, kalau memang benar DBD," tegasnya.

Erva menjelaskan, dalam beberapa kasus yang lambat ditangani, kondisi pasien bisa terus memburuk, bahkan tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kematian seperti kasus DBD yang terjadi pada bulan Desember 2018 lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Totoh Hermanto mengatakan, meningkatnya kasus DBD ini, selain disebabkan pola hidup yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar, juga disebabkan oleh cuaca, yakni musim hujan. Curah hujan yang tinggi menyebabkan munculnya banyak genangan, sehingga sangat ideal bagi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang menjadi pembawa virus demam berdarah.

Untuk menekan kasus DBD, Dinas Kesehatan Berau, kata Totoh tetap menjalankan program pengasapan dan membagikan bubuk abate kepada warga untuk membunuh jentik-jentik nyamuk yang berada di tempat penampungan dan genangan air.

Selain upaya dari Dinas Kesehatan, Totoh juga meminta warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Menguras, menutup dan mengubur genangan adalah cara terbaik untuk mengantisipasi perkembangan penyakit DBD. (*)

Baca: Tak Ada yang Mengundurkan Diri, CPNS Berau Tinggal Menunggu Nomor Induk Pegawai

Baca: PDAM Tirta Segah Berau Gunakan Whatsapp Untuk Petakan Lokasi Calon Pelanggan

Baca: Pemkab Berau Tambah Penyertaan Modal PDAM Tirta Segah sebesar Rp 6,5 Miliar

Baca: Pemkab Berau Perpanjang Pemutihan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Hingga 2020

Baca: Sekda Berau Tegaskan, ASN Tak Ikut Apel akan Langsung Dicoret

 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved