2 Pekan Terombang Ambing di Laut, Warga Filipina Ini Diselamatkan Nelayan Berau

Ruben ditemukan warga saat tengah berteriak minta tolong kepada nelayan setempat. Oleh warga, Ruben akhirnya diserahkan ke pos polisi setempat.

2 Pekan Terombang Ambing di Laut, Warga Filipina Ini Diselamatkan Nelayan Berau
Tribunkaltim.co/ Geafry Necolsen
Ruben (kaus putih) nelayan asal Filipina yangvterombang ambing di laut selama dua pekan ini, mengaku sangat bersyukur selamat dari badai dan ditolong oleh masyarakat Kampung Bidukbiduk. 

TANJUNG REDEB, TRIBUNKALTIM.CO – Cuaca buruk yang kerap terjadi di perbatasan Filipina dan perairan Berau menyeret Ruben Balonso (27) yang mengaku berkewarganegaraan Filipina, hingga ke Kecamatan Bidukbiduk.

Ruben ditemukan warga saat tengah berteriak minta tolong kepada nelayan setempat. Oleh warga, Ruben akhirnya diserahkan ke pos polisi setempat.

Ia baru tiba di Kecamatan Tanjung Redeb, pada Jumat (15/2/2019).

Borneo FC vs PSS Sleman - Gol Titik Putih, Pesut Etam Unggul 1 -0 di Babak Pertama

Daftar Rekor MURI yang Pernah Dipecahkan Kota Balikpapan dari Tahun 2003 hingga 2019

5 Lagu Kpop Populer Pekan Ini Lengkap dengan Lirik, Ada Sunrise GFRIEND hingga MILLIONS WINNER

Kasubsi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian, Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, Oky Pergiwa mengatakan, Ruben memang terbawa arus saat cuaca buruk.

"Berdasarkan pengakuan dia, pergi melaut pada tanggal 26 Januari 2019, ditengah laut terkena topan, dan mesin perahunya mengalami kerusakan. Dan akhirnya hanyut ke perairan Berau," ungkapnya.

Dibantu penerjemah, Ruben mengatakan, saat terkatung-katung selama dua pekan di laut, Ruben hanya minum air laut dan air hujan.

Dia mengaku begitu bahagia saat memasuki perairan Kecamatan Bidukbiduk, apalagi saat melihat bagan milik nelayan.

Dari sanalah, Ruben akhirnya dibawa ke perkampungan warga untuk mendapat pertolongan pertama, guna memastikan kondisi fisiknya. Setelah itu, baru diserahkan ke aparat kepolisian.

Penelitian Simpulkan Selfie Berlebihan Masuk Kelainan Mental, Ada 3 Tingkatan Sesuai Keparahan

Untuk memastikan kewarganegaraannya, pihak Imigrasi sempat menghubungi keluarga Duben di Filipina.

"Tadi istirnya juga sudah kami hubungi dan membenarkan jika itu suaminya. Sang istri juga sempat mengirimkan surat-surat identitas warga Filipina,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak Imigrasi akan menunggu konfirmasi dari Kedutaan Filipina untuk proses pemulangan. Untuk sementara, Ruben berada di ruang detensi Imigrasi Tanjung Redeb.

“Jadi ini murni karena cuaca, bukan pelanggaran yang disengaja. Karena terbawa ombak ke perairan Indoensia dan identitas ada semua, hanya tidak dibawa saat melaut. Karena memang tidak ada niat memasuki negara kita. Istrinya sudah mengirimkan foro identitas Ruben," katanya lagi.

Ruben yang tidak bisa berbahasa Indonesia mengaku sangat bersyukur selamat dari badai dan ditolong oleh masyarakat Kampung Bidukbiduk. Ruben berharap bisa segera kembali ke kampungnya di Purok 8 Tibanban Goverbor Generoso Davao Oriental, Filipina.

Kasus nelayan Filipina yang terbawa arus ke wilayah Berau merupakan kasus yang sering terjadi, terutama saat cuaca buruk seperti sekarang. Sebaliknya, warga Berau yang terbawa arus hingga ke Filipina juga pernah terjadi sebelumnya. (*) 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved