Hari Valentine 2019

Asal-usul Cokelat jadi Hadiah di Hari Valentine, Sosok Ini Berjasa Kenalkan Tradisi Romantis

Ada bermacam hadiah yang diberikan, mulai dari permen, boneka, kartu ucapan, hingga yang paling sering diberikan adalah cokelat.

Asal-usul Cokelat jadi Hadiah di Hari Valentine, Sosok Ini Berjasa Kenalkan Tradisi Romantis
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi cokelat - Asal-usul Cokelat jadi Hadiah di Hari Valentine, Sosok Ini Berjasa Kenalkan Tradisi Romantis 

Cokelat menjadi semakin komersial saat itu dan dijual bebas.

Cadbury sebenarnya adalah orang yang pertama menemukan kotak cokelat berbentuk hati.

Cara ini ikut mengubah tradisi Hari Valentine di kemudian hari.

Cadbury menghadirkan kotak itu agar cokelat yang tak habis dimakan masih bisa disimpan. 

Selain itu, kotak masih bisa disimpan sebagai kenangan, termasuk menyimpan surat cinta.

Tradisi ini juga merambah ke Amerika Serikat.

Valentine 2019, Kisah Cinta Legenda dan Romantis dari Berbagai Negara, Indonesia Diwakili Mak Lampir

Hari Valentine mulai mendapatkan popularitas di kalangan kaum muda pada masa itu itu.

Perkembangan bisnis cokelat saat Valentine semakin berkembang saat perintis seperti Milton Hershey memulai produksi cokelatnya pada 1907.

Setelah itu, cokelat mulai dibungkus dalam kotak berbentuk hati pada 1923, seperti yang dilakukan di Inggris.

Tradisi ini bertahan hingga sekarang. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Richard Cadbury, Sosok yang Hadirkan Cokelat dalam Tradisi Valentine", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/02/14/132950120/richard-cadbury-sosok-yang-hadirkan-cokelat-dalam-tradisi-valentine.
Penulis : Aswab Nanda Pratama
Editor : Bayu Galih

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved