Tribun Wiki

Berikut Berlakunya Promo PLN Berdiskon Rp 1.300 Per Kilowatt Hour dari Tarif Normal

Perusahaan Listrik Negara (PLN)berikan diskon menarik buat pelanggan di Kota Balikpapan demi hemat biaya dengan tetap hemat listrik

Berikut Berlakunya Promo PLN Berdiskon Rp 1.300 Per Kilowatt Hour dari Tarif Normal
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Hujan semalam membuat tiang listrik PLN Balikpapan Rayon Selatan ambruk di Jalan Bukit Cinta, Kelurahan Damai, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (27/2/2018) pagi 

Ulasan Wartawan Tribunkaltim.co Siti Zubaidah

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Listrik menjadi kebutuhan dasar bagi semua orang di Provinsi Kalimantan Timur. Tahun ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan insentif berupa diskon kepada pelanggan R-I 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) dengan harapan konsumen di Kota Balikpapan tetap bisa hemat listrik.

Insentif ini menurut Perusahaan Listrik Negara (PLN) diberikan karena adanya efisiensi di golongan ini, serta terjadinya penurunan harga minyak dan kurs dollar, acuan ekonomi global tingkat internasional.

Berikut rangkuman Tribunkaltim.co atas pemberlakuan insentif bagi pelanggan rumah tangga di Kota Balikpapan yang mampu persembahan Perusahaan Listrik Negara (PLN):

1). Pelanggan golongan R-1 900 VA RTM hanya membayar tarif listrik sebesar Rp 1.300 per kilowatt hour (kWh) dari tarif normal sebesar Rp 1.352 per kWh.

Naik Bus Bayar Pakai Sampah, Kota di Pulau Kalimantan Ini Mau Ikut Terapkan

2). Diskon berlaku mulai 1 Maret 2019 mendatang.

Mau Belanja Atau Nongkrong di Mall, Berikut Lokasi Mall di Kota Balikpapan

3). Penurunan tarif ini berlaku bagi 21 juta pelanggan listrik R-1 900 VA RTM di Indonesia, termasuk Kota Balikpapan.

4). Penyebab penurunan tarif karena harga minyak dunia turun.

Demi Keselamatan Pelayaran, Alur Laut Selat Sunda dan Selat Lombok Dipisahkan

5). Penurunan atau pemberian insentif tarif ini dilakukan karena PLN berhasil melakukan efisiensi diantaranya penurunan susut jaringan, perbaikan SFC ( Specified Fuel Consumption) dan peningkatan CF ( Capacity Factor) pembangkit.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka kepada Tribunkaltimc.o, menyatakan bahwa listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini. Seluruh aktivitas masyarakat ditopang oleh pasokan listrik.

"Dengan adanya insentif ini,  Perusahaan Listrik Negara (PLN) ingin memberikan ruang untuk pelanggan R-1 900 VA RTM agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan dalam kegiatan kesehariannya," tutur Made.

Siswa SMK bersiap memasang panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap gedung SMK Prakarya Internasional di Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/5). SMK Prakarya Internasional bekerja sama dengan Power Technology Asean dari New Zealand memasang 20 panel surya yang mampu menghasilkan daya listrik sebesar 5.000 VA untuk memenuhi seperdelapan kebutuhan listrik sekolah dan 9 Lab komputer.
Siswa SMK bersiap memasang panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap gedung SMK Prakarya Internasional di Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/5). SMK Prakarya Internasional bekerja sama dengan Power Technology Asean dari New Zealand memasang 20 panel surya yang mampu menghasilkan daya listrik sebesar 5.000 VA untuk memenuhi seperdelapan kebutuhan listrik sekolah dan 9 Lab komputer. (ANTARA/M Agung Rajasa)

Made menambahkan bahwa insentif penurunan tarif  yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) bagi RTM 900 VA ini tidak menyertakan syarat apapun. Karena ini memang sudah aturan berlaku yang resmi dari Perusahaan Listrik Negara (PLN)

"Silahkan nikmati penurunan tarif ini. Dan gunakan listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan nyaman dan tentu saja aman," ujar Made. ( )

Jelang Persib Bandung vs Arema FC, Ezechiel Ndouassel Diisukan Tak Bisa Perkuat Maung Bandung

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved