Warga Klandasan Ulu Balikpapan Ingin Pasar Klandasan Bekas Kebakaran segera Dibangun

Warga Klandasan Ulu Balikpapan Ingin Pasar Klandasan Bekas Kebakaran segera Dibangun

Warga Klandasan Ulu Balikpapan Ingin Pasar Klandasan Bekas Kebakaran segera Dibangun
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Tiga unit ruko di kawasan Ruko Telaga Pasar Klandasan nyaris ludes. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. 

Warga Klandasan Ulu Balikpapan Ingin Pasar Klandasan Bekas Kebakaran segera Dibangun

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warga Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, mempertanyakan pembangunan pasar Klandasan yang sudah lama terbakar, namun tidak segera dibangun kembali. Hal itu diutarakan Anggota DPRD Balikpapan dapil Balikpapan Kota, Rustam, saat menggelar reses di RT 04 Kelurahan Klandasan Ulu pada Rabu (13/2/2019) malam.

Diterangkan dia, terkait soal pembangunan pasar di Klandasan Ulu, ia menegaskan pasar tersebut akan tetap di bangun, namun dirinya menilai anggaran yang direncanakan pemkot Balikpapan disekitar Rp 500 miliar dianggapnya terlalu besar. "Kalau angkanya segitu bisa bikin kota terpadu," tuturnya.

Berkas AW Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan, Humas Polda Akui Penanganan Kasus RPU Lambat

Dua Calon Tersangka Baru Kasus Korupsi RPU Balikpapan akan Ditetapkan Usai Pileg 2019

Lanjutnya, untuk membangun pasar, dirinya memperkirakan hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp 50 miliar saja dengan jenis pasar tradisional berlantai dua. Ia meminta pemerintah tahun 2019 ini sudah dapat memasukkan Detail Enginnering Desain (DED) pasar tersebut sehingga masyarakat mengetahui bahwa perencanaannya sudah ada. "Tindakan lanjutannya nanti kita akan ada rapat internal pasar. Saya juga sebagai pedagang di pasar itu," katanya.

Selain itu, warga juga masih mengeluhkan soal kepengurusan masjid di masjid At Taqwa Balikpapan. Warga menilai dengan kepengurusan saat ini tidak melibatkan warga sekitar sehingga menimbulkan kekecewaan pada sebagian warga Kelurahan Klandasan Ulu.

Dikatakan Rustam, warga kecewa karena selama ini warga sekitar masjid At Taqwa jarang dilibatkan dalam kegiatan dan aktivitas di masjid tersebut. Sehingga ia meminta Pemerintah Kota Balikpapan dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut, karena permasalahan tempat ibadah ini merupakan masalah yang cukup sensitif. "Ini masalah sensitif, wali kota harus segera selesaikan masalah pengurus masjid dengan warga ini," tegasnya.

Sang Mucikari Prostitusi Online di Balikpapan Tawarkan Tarif Kencan Short Time Rp 1,8 Juta

Miliki Suara Sederhana dan Polos, Gadis Cantik Ini Gebrak Musik Lokal Balikpapan

Ia menegaskan akan membantu mengawal permasalahan tersebut dengan melakukan koordinasi dengan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan yang lebih berwenang menangani persoalan yang ada di dapilnya itu. "Kebetulan Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan satu partai dengan saya, jadi setidaknya mudah untuk berkomunikasinya," ujarnya. (*)

Berantas DBD, Lanud Dhomber Balikpapan Melakukan Fogging

LKBH Uniba Siapkan Bantuan Hukum untuk Aktivis Cipayung di Balikpapan

Warga Damai Bahagia Balikpapan Masih Keluhkan Banjir dan Banyak Jalan Berlubang

Penulis: Aris Joni
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved