Stress Sejak Bercerai, Ini Jawaban KN soal Alasan Bacok Warga yang Shalat di Masjid Pakai Kapak

Menurut keluarganya, korban sempat bekerja di Bekasi tapi kerjanya tidak fokus dan sering melamun.

TribunJabar/ Akun Facebook Ikbar RM
Pelaku dan Korban yang dibacok saat sholat Isya berjamaah di Masjid Miftahul Falah Kamis (14/2/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Adik pelaku Kurnaevi (KN) alias Ea mengatakan kakaknya mengidap stres sejak berpisah dengan istrinya.

Sebelumnya dikabarkan, KN membacok tetangganya sendiri, Muslikin sebanyak 2 kali saat sedang shalat Isya di Masjid Miftahul Falah Desa Sindangsari Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019), sekitar pukul 19.30 WIB.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Sabtu (16/2/2019), adik tersangka memberikan penjelasan perihal kejiwaan KN.

“Kakak saya stres dan sering melamun, kadang suka marah-marah dan mengamuk. Dia stres sejak bercerai dengan istrinya,” kata adik tersangka yang mendapinginya di Mapolres.

Menurut keluarganya, korban sempat bekerja di Bekasi tapi kerjanya tidak fokus dan sering melamun.

“Saya ajak dia bekerja mengerjakan pembuatan kanopi, kalau sedang bekerja memang sering melamun,” katanya.

Namun KN mengaku kesal, marah, dan tak dihargai jamaah masjid karena kerap terburu-buru saat akan shalat berjamaah sehingga hanya memberikan sedikit waktu untuk salat sunah.

“Saya kesal, marah, dan tak dihargai,” katanya pendek.

KN yang saat itu berada di ruang unit kejahatan dengan kekerasan (Jatanras) Reskrim Polres Sumedang, terlihat terus menunduk dan terlihat mengantuk, Jumat (15/2/2019) siang.

Ia juga mengaku mengenal korban dan sering pergi bersama ke masjid.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved