Imlek 2019

Sarat Sejarah, Klenteng Thien Ie Kong jadi Tempat Gelaran Samarinda Chinese Culture Festival

Muda mudi Tionghoa di Samarinda menggelar Samarinda Chinese Culture Festival 2019 di Klenteng Thien Ie Kong.

Sarat Sejarah, Klenteng Thien Ie Kong jadi Tempat Gelaran Samarinda Chinese Culture Festival
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Muda mudi Tionghoa di Samarinda menggelar Samarinda Chinesse Culture Festival 2019 di Kelenteng Thien Ie Kong, Minggu (17/2/2019). 

Terdapat dua kategori yang dipertandingkan, yakni kelas tradisional dan kelas kecepatan.

Terdapat sedikitnya 10 kriteria penilaian, antara lain alur cerita, musik, ciri khas tradisional, hingga sopan santun.

Masing-masing tim diberi waktu tampil maksimal 10 menit, jika lewat dari waktu yang ditentukan, tim tersebut akan dikurangi nilainnya.

"Jadi, bukan pemain lagi sebutan orang yang memainkan barongsai, tapi atlet. Karena barongsai merupakan salah satu cabang olahraga yang telah dipertandingkan di berbagai event kejuaraan," ujarnya.

"Atlet barongsai tidak hanya berasal dari etnis Tionghoa saja, tapi dari berbagai etnis, semua bisa memainkannya, asal mau berlatih. Peserta termuda yang ikut pertandingan ini ada yang berusia 7 tahun. Malam (17/2/2019) ini puncaknya, kita umumkan pemenangnya."

Imlek 2019 - Meski Sedikit Miring, Kelenteng Thien Ie Kong Samarinda Tetap Kokoh di Usia 114 Tahun

Lilin dan Ratusan Lampion sudah Terpasang di Klenteng Thien Ie Kong

Veronica Tan Rayakan Tahun Baru Imlek 2019 Bersama Yuni Shara, Lihat Penampilannya yang Sederhana

Selain itu, bagi pengunjung yang hadir pada festival tersebut, tidak perlu takut kelaparan, karena terdapat bazar makanan, dengan varian makanan khas Tionghoa, serta makanan lokal lainnya.

Bagi pengunjung yang ingin mencoba berbagai kuliner di bazar tersebut, sebaiknya bertanya-tanya dahulu kepada penjualnya, karena terdapat makanan terbuat dari olahan daging babi.

Subscribe official YouTube Channel Tribun Kaltim, klik di sini

"Ini untuk umum. Sambil nonton barongsai, bisa nikmati aneka kuliner, harganya sangat terjangkau. Ada yang halal dan non halal, tinggal pilih saja," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved