Berita Video

VIDEO - Gelar Razia, Polisi Sita Semua Miras dari Warung Pinggir Jalan

Hal itu diparah dengan informasi yang diterima kepolisian mengenai beberapa pembeli minuman keras di warung pinggir jalan merupakan anak di bawah umur

VIDEO - Gelar Razia, Polisi Sita Semua Miras dari Warung Pinggir Jalan
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Jajaran Polsek Sungai Pinang bersama FKPM melaksanakan operasi cipta kondisi dengan sasaran miras yang dijual di warung pinggir jalan tanpa ada legalitas penjualan, Sabtu (16/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polsek Sungai Pinang Kota Samarinda melaksanakan operasi cipta kondisi pada Sabtu (16/2/2019) malam kemarin.

Kali ini, operasi cipta kondisi yang rutin dilaksanakan itu menyasar sejumlah warung pinggir jalan yang menjual miras.

"Sasaran kita kali ini ke penjual minuman keras di warung pinggir jalan, karena memang penjualan miras ada ketentuannya," ucap Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Nono Rusmana, Minggu (17/2/2019).

Lanjut dia menjelaskan, disitanya semua miras dari warung tersebut, karena dipastikan warung itu tidak memiliki legalitas menjual miras, dan sesuai dengan ketentuan, hanya tempat-tempat tertentu yang diperbolehkan menjual minuman keras.

Sering Butuh Cepat ? Cek Daftar Nomor Telepon Penting di Kota Samarinda

Lagi Cari Mobil, Ini Deretan Harga dan Diskon di Astra Daihatsu Samarinda 

Tips Main PUBG Dengan Tampilan HDR Untuk Handphone Murah

Hal itu diparah dengan informasi yang diterima kepolisian mengenai beberapa pembeli miras di warung pinggir jalan merupakan anak di bawah umur.

"Selain itu, mereka juga jual sembarangan, anak di bawah umur juga mereka layani saat hendak membeli miras," ujarnya.

Hasil dari operasi cipta kondisi tersebut, kepolisian mengamankan 81 botol dan kaleng miras, yang terdiri dari lima merek. 

Selanjutnya puluhan minuman keras itu dibawa ke Polsek untuk nantinya dimusnahkan.

"Dari beberapa tempat yang kita datangi, diantaranya jalan AM Sangaji dan jalan Gatot Subroto, kita dapati satu warung yang menjual miras, kita sita semuanya dan akan dimusnahkan," ucap Kapolsek.

Masih Kompol Nono menjelaskan, walaupun personelnya juga disibukan dalam pengamanan di Buddhist Center, pagelaran kuda lumping di Tanah Merah dan ibadah di gereja, namun pihaknya tetap melaksanakan operasi cipta kondisi bersama anggota FKPM.

"Diwaktu yang sama kita juga laksanakan pengamanan disejumlah tempat, personel kita bagi-bagi, semua berjalan dengan aman dan tertib," tutupnya.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved