Rabu, 6 Mei 2026

Skandal Pengaturan Skor

Serahkan Diri ke Satgas Antimafia Bola, Sopir Jokdri Ungkap Perintah Penghancuran Dokumen

Namun tak lama, Joko Driyono kembali menelepon Dani dan memintanya untuk mengamankan CCTV.

Tayang:
INSTAGRAM MATA NAJWA
Sopir Joko Driyono saat diwawancara Najwa Shihab. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sopir Joko Driyono ikut terseret dalam pusaran kasus pengaturan skor sepakbola di Indonesia.

Pria bernama Muhammad Mardani alias Dani pun sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pemusnahan barang bukti.

Dalam acara Mata Najwa bertajuk PSSI Bisa Apa? Jilid 4, Dani pun menjelaskan kronologi pencurian barang bukti yang ia lakukan atas perintah Jokdri.

Dani mengaku ditelepon Joko Driyono pada Kamis malam 31 Januari 2019 sekitar pukul 20.000 WIB.

Dalam telepon tersebut Joko Driyono memerintahkan Dani untuk mengecek apakah ia masih bisa memasuki kantor Jokdri di PSSI melalui pintu belakang.

Setelah Dani memastikan bisa memasuki kantor PSSI melalui pintu belakang, Jokdri memerintahkan Dani untuk mengamankan semua dokumen di ruangannya.

Baca juga:
 

"Pak JD telpon saya, 'amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku, dan laptop'. Saya ambil semua 2 tas ransel penuh," ucap Dani.

 

Setelah mencuri dokumen-dokumen tersebut, Dani pun meninggalkan kantor.

Namun tak lama, Joko Driyono kembali menelepon Dani dan memintanya untuk mengamankan CCTV.

Usai mencuri bukti tersebut, Dani rupanya merasa bersalah hingga kemudian mengaku pada Satgas Anti Mafia Bola.

"Saya ketemu satgas dan mengaku karena gelisah. Orang Satgas tanya: 'Kamu siapa?' Saya Dani supir Pak JD. Kemudian saya diinterogasi, barang di mana. Saya bilang di tempat teman saya," ujar Dani.

Selain mencuri barang bukti, Dani juga mengaku kerap disuruh untuk mentransfer uang dalam jumlah besar oleh Joko Driyono.

 

 

Dani bahkan mengaku pernah mentransfer uang sejumlah Rp5 Miliar dari Rekening Joko Driyono.

Jokdri sendiri sudah meminta maaf karena telah melibatkan sang sopir yang telah bekerja selama 9 tahun dalam kasusnya.

Ia menjanjikan siap pasang badan untuk memperjuangkan nasib sopirnya agar tidak dibui. (TribunJogja)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Sopir Jokdri Ungkap Perintah Penghancuran Dokumen, Akhirnya Serahkan Diri ke Satgas Antimafia Bola, http://jogja.tribunnews.com/2019/02/20/sopir-jokdri-ungkap-perintah-penghancuran-dokumen-akhirnya-serahkan-diri-ke-satgas-antimafia-bola?page=all.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved