Berita Video

VIDEO - Satgas Pangan Polda Kaltim Gelar Sidak, Imbau Pedagang Telur dan Ayam Wajib Pakai Timbangan

Selain mendata para pedagang, tim tersebut memberikan sosialisasi mengenai HAP daging ayam dan telur ayam ras.

VIDEO - Satgas Pangan Polda Kaltim Gelar Sidak, Imbau Pedagang Telur dan Ayam Wajib Pakai Timbangan
Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman
Satgas Pangan Polda Kaltim kembali lakukan inspeksi mendadak, Kamis (21/2/2019). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, M Fachri Ramadhani dan Fachmi Rachman

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Satgas Pangan Polda Kaltim kembali lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), Kamis (21/2/2019).

Dipimpin Dirkrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Budi Suryanto, tim tersebut bersama Bulog Wilayah Kaltim, Dinas Perdagangan Balikpapan dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Balikpapan sambangi Pasar Baru dan ritel modern di Plaza Balikpapan.

Tim Satgas pangan tersebut menemukan banyak pedagang telur dan ayam yang masih menjual komoditi dagangnya tak sesuai dengan aturan.

Kapolda Sebut Sampah Ganggu Keindahan Pantai, Puji Aturan Pengurangan Plastik Pemkot Balikpapan

Bupati PPU Ingin Tunggakan Peserta Mandiri Diputihkan, Ini Kata BPJS Kesehatan

Hari Kedua Forsesdasi di Balikpapan, Ketua Korpri Akui Masih Ada ASN yang Diberhentikan Sepihak

Telur masih dijual per butir, pun dengan ayam yang masih dijual per ekor. Sementara mengacu Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 96 tahun 2018 tentang Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat Petani dan Harga Acuan di Tingkat Konsumen, komoditi dagang tersebut mesti dijual dengan satuan kilogram.

Selain mendata para pedagang, tim tersebut memberikan sosialisasi mengenai HAP daging ayam dan telur ayam ras.

"Beras ayam telur mengikuti atiran yang ada. Ini upaya sosialisasi kepada pelaku usaha agar apa yang ia beli dan jual mesti ditimbangkan," kata Adi Sudarto Kasi Pengendalian Bahan Pokok Strategis Dinas Perdagangan Balikpapan.

Dijelaskan Adi, pihaknya menemukan selisih yang signifikan terhadap penjualan ayam potong di pasar. Berat ayam potong satu dengan yang lain tak memiliki berat berbeda namun dijual dengan harga yang sama.

"Kalau tak ada penimbangan, tak ada pemerataan. Misal 1 ayam A harga Rp 45 ribu, ayam B juga, padahal keduanya beda berat. Aturan itu melindungi konsumen juga," jelasnya.

Sopir Joko Driyono Blak-blakan soal Perusakan Barang Bukti, Jokdri Telepon Suruh Amankan Dokumen

TERBARU Pre Order Samsung Galaxy S10 Dapat Cashback Rp 1 Juta, Begini Caranya

VIDEO - Sempat Hubungi Keluarga Kapal Bocor & Mesin Mati, 4 ABK Kapal Hilang di Perairan Bontang

Halaman
123
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved