Indonesia Luncurkan Satelit Nusantara Satu, Teknologi Internet Broadband Berkapasitas Lebih besar

Negara Indonesia luncurkan Satelit Nusantara Satu yang punya kekuatan layanan internet lebih besar. Diluncurkan di Amerika Serikat. Ini keunggulannya

Indonesia Luncurkan Satelit Nusantara Satu, Teknologi Internet Broadband Berkapasitas Lebih besar
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Satelit beredar di jagad luar angkasa. 

TRIBUNKALTIM.CO, AMERIKA SERIKAT - Negara Indonesia kini akan memiliki satelit yang perdana mengadopsi konsep High Throughput Satellite atau HTS dengan kapasitas puluhan Gigabyte per second atau Gbps

Upaya mengoperasikan satelit tersebut, diluncurkan di luar negeri, di Amerika Serikat pada Jumat (21/2/2019) pagi.  Benda canggih ini diberinama Satelit Nusantara Satu.

Informasi yang diperoleh, Satelit Nusantara Satu ini memiliki kekuatan yang dahsyat, dibandingkan satelit yang sebelumnya.

Telkomsel Wujudkan Impian Masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu

Kala Nelayan Tradisional Bertemu Generasi Milenial, Telkomsel Internet of Things jadi Solusi

Jalan Berliku Telkomsel Bangun BTS Baru di Kabupaten Mahulu, Keringat Berbuah Anugerah bagi Warga

Punya jangkauan yang lebih agresif dalam hal internet broadband dengan harapan bisa semakin kuat dan terpancar secara meluas dengan maksimal.

Peluncuran Satelit Nusantara Satu ini dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). 

Teknis peluncuran Satelit Nusantara Satu di Cape Canaveral, Florida Amerika Serikat.

Peluncuran itu akan menggunakan roket Falcon 9 milik Space X. Uji static fire pada roket Falcon 9 telah dilaksanakan pada 19 Februari 2019.

Uji ini dimaksudkan untuk melihat kesiapan dari mesin, sistem pendukung misi di darat, serta tim peluncuran SpaceX dan SSL.

Satelit Merah Putih Diluncurkan di Florida, Inilah Keuntungannya bagi Indonesia

Satelit Tercepat Ini Bantu NASA Untuk Mencapai Permukaan Matahari

Aplikasi Pokemono Go Bakal Rilis Fitur Baru, Pemain Bisa Pindah Tim ke Instinct, Valor atau Mystic

Sebelumnya pada 16 Februari 2019, stage 1 dan stage 2 roket selesai ditempatkan ke Transport Erector alias alat transport roket.

Sekedar informasi, Satelit Nusantara Satu ini merupakan satelit Indonesia pertama yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) dengan kapasitas hingga 15 Gbps.

Teknologi HTS tersebut diyakini dapat memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso berujar, satelit Nusantara Satu dikembangkan sejak tiga tahun lalu, semula bernama Satelit PSN VI.

PSN mengklaim satelit ini akan menjadi satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi high throuhgput satellite (HTS).

Inilah Cara Memperpanjang Masa Aktif Kartu Telkomsel Tanpa Isi Ulang Pulsa

Data Satelit Menunjukkan 48,7 Hektar Wilayah Balaroa Palu Amblas

HTS menjanjikan layanan internet broadband yang lebih cepat dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

Satelit ini memiliki kapasitas 15 Gbps, tiga kali lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada. Satelit Nusantara Satu dirakit di Palo Alto, Amerika Serikat.

Satelit Nusantara Satu akan digunakan untuk menyambungkan daerah-daerah di Indonesia yang tidak terjangkau jaringan broadband atau pita lebar.

PSN menilai salah satu pekerjaan panjang di industri telekomunikasi adalah mengatasi kesenjangan jaringan komunikasi yang belum merata di seluruh Indonesia.

"Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi," tuturnya.

Perkiraan pihaknya, ada 25.000 desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet yang memadai. "Target kami membantu mencakup mereka," kata Adi, menambahkan.

Proyek senilai US$ 230 juta ini menjanjikan kecepatan internet ke end-user hingga 25 Mbps, jauh lebih cepat dibandingkan satelit konvensional yang saat ini hanya memberikan 5 Mega Byte Per Second atau Mbps.

Satelit ini berencana akan mulai beroperasi pada April mendatang.

PSN akan menggunakan satelit tersebut untuk mengembangkan divisi broadband  mereka yang antara lain memiliki klien Usaha Mikro Kecil Menengah dan kafe internet di daerah.

Mulai Hari Ini, TCASH Telkomsel Berubah Menjadi LinkAja

Semua nasabah Himbara Migrasi ke LinkAja per 1 Maret 2019, Begini Nasib Saldo di Aplikasi Sebelumnya

Indosat Siap Orbitkan Satelit Palapa-E

Pemerintah melalui BAKTI Kominfo juga memiliki program satelit multifungsi yang akan selesai pada 2023 mendatang.

Selama menanti satelit selesai, BAKTI akan menyewa sejumlah satelit yang berada di atas wilayah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik.

Menurut PSN, satelit Nusantara Satu ini akan menjadi salah satu yang akan dipakai oleh BAKTI dalam masa tersebut.

Saat ini mereka berada dalam tahap finalisasi kontrak. Beberapa operator seluler juga akan menggunakan satelit ini untuk backhauling layanan internet mereka.

Berikut ini spesifikasi Satelit Nusantara Satu

Satellite Name :

Nusantara Satu/PSN VI

Manufacturer :

SSL, USA

Platform :

SSL-1300

Orbital Position :

146 East

Life Time :

>15 years

Ngisi Acara Pensi SMA, Marion Jola Kaget Videonya Buka Jaket jadi Viral di Media Sosial

The Last Empress Episode 9-10 Hari Ini di Trans TV, Simak Sinopsis dan Link Live Streamingnya

Transponder:

26 C-band
12 Ext C-band
8 Ku-band spot beams

Launch Mass:

4.100 Kg

Launch Date:

February 2019

Grace Natalie Buka-bukaan Tentang Sumber Pendanaan PSI, Singgung soal Isu 9 Naga

Gaji Perangkat Desa dengan ASN Golongan IIA Setara! Mendagri: Masih Ada yang Digaji Rp 300 Ribu

Launch Provider:

Space-X, USA

Indonesia Luncurkan Satelit Nusantara Satu, Teknologi HTS 15 Gbps Internet Broadband Berkapasitas Lebih besar 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tonton LIVE STREAMING Peluncuran Satelit Nusantara Satu: Teknologi HTS Pertama di Indonesia, http://wartakota.tribunnews.com/2019/02/22/live-streaming-peluncuran-satelit-nusantara-satu-teknologi-hts-pertama-di-indonesia?page=all.

Editor: Yaspen Martinus

Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved