Skandal Pengaturan Skor

Joko Driyono Belum Jelaskan Bukti Transfer dan Buku Tabungan di Apartemennya

Jokdri diperiksa Polisi Nyatakan Belum Ungkapkan Bukti Transfer dan Buku Tabungan di Apartemennya

Joko Driyono Belum Jelaskan Bukti Transfer dan Buku Tabungan di Apartemennya
ADE JAYADIREJA/BOLASPORT.COM
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (tengah) didampingi Exco PSSI, Iwan Budianto saat memberikan keterangan soal alih kepemimpinan sementara PSSI di kantor PSSI, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (18/2/2018) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono telah menjalani pemeriksaan kedua atau pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka pencurian dan perusakan barang bukti skandal pengaturan skor di Mapolda Metro Jaya.

Joko Driyono diperiksa mulai Kamis (21/2/2019) pukul 10.00 sampai Jumat (22/2/2019) pukul 08.10 atau selama sekitar 22 jam.

Ada 40 pertanyaan yang diungkapkan penyidik kepada Jokdri sapaan akrab Joko Driyono.

Bu Ani Yudhoyono Dilarang Minum Air yang Telah Dibuka Lebih dari 2 Jam, Maafkan Saya Merepotkan

Berikut Ini 7 Alasan Kenapa Harus Tidur Miring Kiri, Penjelasan Ilmu Medis

Bawaslu Butuh Ribuan PTPS, Rekrutmen Dibuka hingga 24 Februari, Ini Cara Ambil Formulir 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menerangkan dalam pemeriksaan itu PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono belum menjelaskan seputar bukti transfer dan buku tabungan yang disita penyidik dari apartemen dan ruang kerjanya di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Jadi belum semua barang bukti terverifikasi ke yang bersangkutan. Diantaranya bukti transfer, buku tabungan dan sebagainya. Tentunya ini menjadi kerja penyidik untuk diverifikasi semuanya," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/2/2019).

Argo YUwono menjelaskan dalam pemeriksaan kedua terhadap Jokdri sebagai tersangka ini, penyidik mencecarnya dengan 40 pertanyaan.

"Jokdri diperiksa penyidik dengan sekitar 40 pertanyaan. Pertanyaan seputar keterangan formil dan keterangan materil sebagiannya," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Aksi Emak-emak Pakai Helm Bolong jadi Sorotan, Benarkah Demi Konde?

5 Fitur WhatsApp Ini Mungkin Belum Anda Tahu! Kirim Pesan Tanpa Aplikasi hingga Pin untuk Prioritas

Menurut Argo Yuwono pemeriksaan seputar perusakan dan pencurian barang bukti yang dilakukan Jokdri serta tentang sejumlah barang bukti terutama yang disita penyidik dari ruang kerja dan apartemen Jokdri.

Dalam verifikasi barang bukti kata Argo Yuwono, Jokdri menjelaskan bahwa sebagian dari uang Rp 300 Juta yang disita Satgas Antimafia Bola dari apartemennya beberapa waktu lalu, adalah uang yang hendak dipinjamkannya kepada Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Mbah Putih adalah anggota non-aktif Komisi Disiplin PSSI yang sudah ditetapkan menjadi tersangka skandal pengaturan skor bola oleh Satgas Antimafia Bola. Ia ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved