Skandal Pengaturan Skor

Plt Ketum PSSI Joko Driyono Kenapa Tak Ditahan, Begini Penjelasan Satgas Antimafia Bola

Satgas Antimafia Bola menyatakan ada alasan kenapa Kodri Plt Ketua Umum PSSI tidak ditahan Polda Metro Jaya. Begini penjelasan Satgas Antimafia Bola

Plt Ketum PSSI Joko Driyono Kenapa Tak Ditahan, Begini Penjelasan Satgas Antimafia Bola
Dok Tribunnews.com
Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. 

Joko Driyono pun pagi tadi baru menyelesaikan pemeriksaan lanjutan di Polda Metro Jaya, setelah pada Senin (18/2/2019) lalu dicecar 17 pertanyaan.   

Ada 15 orang yang menjadi tersangka dalam kasus yang berbeda yang ditemukan Satgas Anti Mafia Bola.

Sejak terbentuk pada Desember 2018, Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus yang berbeda-beda.

KPU Beberkan Tambahan Nama Caleg Mantan Pidana Korupsi, Salah Satunya Ada dari Kutai Kartanegara

Satgas Anti Mafia Bola menunjukkan kerja cepat saat mengamankan 15 tersangka meski baru dua bulan terbentuk.

Diawali Dari Isu Penyuapan dan Pengaturan Skor

Diawali isu penyuapan dan pengaturan skor yang diembuskan Manajer Madura FC, Januar Herwanto, Satgas Anti Mafia Bola akhirnya dibentuk untuk mengatasi karut-marut sepak bola Indonesia.

Melihat Makam Tua Belanda di Asrama Bukit Balikpapan, Batu Nisan Bertuliskan Gaya Belanda

Kasus pertama yang ditangani Satgas Anti Mafia Bola adalah laporan dari Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani, soal pemerasan yang dilakukan oleh oknum PSSI.

Berikut ini nama-nama 15 tersangka kasus dugaan pengaturan skor dan penyuapan yang ditetapkan oleh Satgas Anti Mafia Bola:

1. Johar Lin Eng (Anggota Exco, Ketua Asprov Jawa Tengah);

2. Dwi Irianto (Anggota Komisi Disiplin);

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved