Polres Bontang Beri Santunan ke Pemulung yang Tinggal di Gubuk Sisa-sisa Kayu Bekas

Gubuknya hanya berukuran 2x3 meter. Hanya memuat perlengkapan makan dan sedikit untuk tempatnya berbaring.

Polres Bontang Beri Santunan ke Pemulung yang Tinggal di Gubuk Sisa-sisa Kayu Bekas
Tribunkaltim.co/ Ichwal Setiawan
Baepte, pemulung yang hidup sebatang kara menerima bantuan dari Polres Bontang. Gubuk kecil miliknya dibangun dari sisa-siaa kayu bekas menjadi hunian untuk bernaung selama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Aksi sosial berbagi dengan warga kurang mampu terus dilakukan Polres Bontang.

Kegiatan Jumat Berbagi Polres Bontang pekan ini ditujukan kepada pemulung sebatang kara di Kelurahan Berbas Tengah.

Baebte (62) tinggal menyendiri di gubuk kayu miliknya di jalan Jamrud, RT 62, Berebas Tengah. Tak ada keluarga dan famili terdekat di Kota Bontang. Ia memulung setiap harinya untuk menghidupi kebutuhan hari-hari.

Seputar Bank Sampah Unmul, Jam Operasional hingga Gelas Air Mineral Dihargai Rp 3 Ribu Per Kilogram

Update Hasil Akhir Arema vs Persib, Imbang 2-2 Maung Bandung Lolos Babak 8 Besar Piala Indonesia

Kisah Paspampers Tak Sekedar Berpenampilan Menarik, Siap Harus jadi Tameng Hidup

Bhabinkamtibmas Berebas Tengah mengabarkan kondisi ini kepada Polres Bontang. Kapolres Bontang diwakili Kasat Binmas AKP Jonner Simanjuntak menyerahkan bantuan kepada Baebte di rumahnya.

Rumah Barbte berupa gubuk kecil dibuat sederhana dari kayu-kayu bekas. Gubuknya hanya berukuran 2x3 meter. Hanya memuat perlengkapan makan dan sedikit untuk tempatnya berbaring.

Kondisi ini sudah lama dijalani oleh pria paruh baya sendirian. Tanpa bantuan keluarga, ia tak mengeluh kehidupan sulit yang dilakoni.

CAPS :: HO/POLRES

Baepte, pemulung yang hidup sebatang kara menerima bantuan dari Polres Bontang. Gubuk kecil miliknya dibangun dari sisa-siaa kayu bekas menjadi hunian untuk bernaung selama ini.
CAPS :: HO/POLRES Baepte, pemulung yang hidup sebatang kara menerima bantuan dari Polres Bontang. Gubuk kecil miliknya dibangun dari sisa-siaa kayu bekas menjadi hunian untuk bernaung selama ini. (Tribunkaltim.co/ Ichwal Setiawan)

Rombongan petugas yang datang ke gubuknya mengejutkan Baebte. Masih mengenakan kaus oblong dan celana pendek, Baebte haru melihat petugas datang memberikan bantuam sembako untuk dia.

“Terima kasih pak, terima kasih,” ujar Baebte berulang-ulang mengucap syukur.

Kasat Binmas, mengatakan kegiatan ini merupakan akan terus dilakukan Polres Bontang. Berbagi dengan warga yang membutuhkan merupakan kewajiban semuan insan.

Tak hanya Baebte, petugas juga menyalurkam bantuan ini kepada Sinaga, wanita penjaga gereja HKBP.

Sebelum kegiatan Jumat Berbagi, Polres lebih dulu kerja bakti bersama bersih-bersih rumah ibadah. Kemudian, petugas di masing-masihg Polsek serentak menggelar aksi Jumat Berbagi.

Eks Lokalisasi Bayur Jadi Lokasi Tambang, Jatam Kaltim Beri Komentar Terkait Izin 

Sabtu Ini Mitra Kukar Jalani Latihan Perdana di Bekasi, Hadapi Lawan Berat di Piala Presiden

Eks Lokalisasi Bayur Berubah Jadi Tambang Batu Bara, Warga Lapor ke RT Diduga Ilegal

Polsek Bontang Selatan menyalurkan bantuan sembako kepada Umar warga jalan Damai, RT 09, Kelurahan Kanaan. Sedangkan Polsek Bontang Utara menyalurkan bantuan ke Kadio, warga kalan MH Thamrin, Kelurah Bontang Baru.

Sementara itu, Polsek di luar Bontang yakni Polsek Marangkayu dan Polsek Muara Badak juga menggelar hal serupa.

Kasubag Humas Polres Bontang, Iptu Suyono menambahkan tujuan kegiatan ini agar polisi bisa merigankan himpitam ekonomi masyarakat miskin.

Polres menyadari, himpitan ekonomi kerap membuat seseorang gelap mata akhirnya melakukan aksi kriminal. Walaupun tak banyak, bantuan sembako ini sekiranya bisa membantu para warga kurang mampu untuk lebih berjiwa besar. "Semoga kegiatan positif ini bisa istikomah" harap Suyono. (*) 

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved