Pemkab Kukar Revitalisasi Mobil Ambulans di Sejumlah Puskesmas

Pemkab Kukar melalui Dinas Kesehatan melakukan revitalisasi mobil ambulans di sejumlah puskesmas.

TRIBUN KALTIM / RAHMAD TAUFIK
Bupati Kukar Edi Damansyah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans ke Puskesmas Loa Kulu. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung mobilisasi puskesman dalam melayani pasien daruratnya 

Pemkab Kukar Revitalisasi Mobil Ambulans di Sejumlah Puskesmas

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemkab Kukar melalui Dinas Kesehatan melakukan revitalisasi mobil ambulans di sejumlah puskesmas. Jika tahun kemarin Pemkab memberikan bantuan mobil ambulans sebanyak 7 unit, maka tahun ini ada 3 unit mobil ambulans yang diserahkan ke Puskesmas, salah satunya Puskesmas Loa Kulu.

"Bicara geografis dan lingkup kerja Puskesmas di Kukar, ada beberapa kondisinya belum terpenuhi ambulans oleh kita," kata Edi saat menyerahkan bantuan satu unit ambulans ke Puskesmas Loa Kulu beberapa hari lalu. Pemkab sendiri menawarkan konsep yang sudah disiapkan sebagai solusinya, yakni Kampung Siaga. Dalam Kampung Siaga ini, lanjut Edi, keterlibatan warga sangat diperlukan.

"Misalkan, si A memiliki kendaraan roda 4, dia harus siaga kalau ada suatu emergensi, maka mobilnya siap dipakai untuk mengantar pasien darurat, ini namanya konsep betulungan (gotong royong). Di Loa Kulu, ini sudah berjalan di beberapa desa, khususnya Loa Kulu Darat, seperti Desa Jembayan Dalam sudah terbangun seperti itu," tuturnya.

Ditarget Selesai 27 Desember 2018, Proyek Pembangunan Gedung SMPN 1 Tenggarong Molor

Edi menambahkan, Pemkab melalui Dinkes secara bertahap akan memenuhi kebutuhan ambulans di tiap Puskesmas. Bahkan, ada usulan takmir masjid yang membutuhkan ambulans sehingga ini perlu direncanakan dengan baik ke depan.

"Tapi ambulans yang ada di Puskesmas saat ini tetap kita revitalisasi, ada yang masih layak atau tidak," ujarnya. Kepala Puskesmas Loa Kulu Nawawi mengatakan, bantuan satu unit mobil ambulans ini sangat diperlukan selama ini, mengingat mobil ambulans yang ada selama ini kondisinya sudah tidak layak. "Kebutuhan mobil ambulans ini dapat membantu mobilisasi pasien di kawasan Loa Kulu yang sangat tinggi," kata Nawawi.

Bantuan ambulans tak hanya dibantu oleh Pemkab, beberapa Puskesmas dan desa di Kukar juga mendapat bantuan perusahaan. Salah satunya, bantuan satu unit motor ambulans dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sejak 2013 silam untuk Desa Muara Muntai Ulu, dapat dirasakan manfaatnya bagi warga di 5 desa Kecamatan Muara Muntai. Sebelumnya, warga mengandalkan gerobak, tandu atau becak untuk mengusung pasien yang sakit parah, ibu melahirkan dan mengantar jenasah. Motor beroda tiga ini telah dimodifikasi sehingga menyerupai mobil ambulans. Mobilitas kendaraan ini sangat tinggi.

Lembaga Penelitian Prakarsa Borneo Beri Pelatihan Hukum Paralegal 3 Desa di Kukar

Maklum, ia melayani warga 5 desa, yakni Muara Muntai Ulu, Pulau Harapan, Rebaq Rinding, Muara Kaman Ilir dan Kayu Batu. Biaya operasional ambulans ini dianggarkan lewat Alokasi Dana Desa (ADD). Tiap bulan desa menganggarkan Rp 50 ribu/bulan untuk bahan bakar, di luar biaya perawatan kendaraan. (*)

Pemilu semakin Dekat, Disdukcapil Kukar Terpaksa Mencetak Cepat E-KTP di Jakarta

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved