Berita Video

VIDEO - Ketua Komisi X DPR RI Sebut Ekosistem Kreatif di Balikpapan Tumbuh

Untuk diketahui, RUU Tentang Ekonomi Kreatif saat ini sedang dalam proses pembicaraan tingkat I antara Komisi X DPR RI dengan Pemerintah.

VIDEO - Ketua Komisi X DPR RI Sebut Ekosistem Kreatif di Balikpapan Tumbuh
Tribunkaltim/Fachri Ramadhani
Sosialisasi pembahasan RUU ekonomi kreatif digelar oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan Universitas Sebelas Maret di di Hotel Gran Senyiur Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (23/2/2019). 

"Pemerintah pusat maupun daerah sebagai pemangku kepentingan dapat mengatur dan memfasilitasi kedudukan pelaku Ekraf untuk memperluas produk Ekraf Indonesia, baik di pasar ekspor global maupun pasar domestik," ujarnya.

Dengan cara apa? Tak lain penyediaan infrastruktur dan teknologi komunikasi berkualitas internasional untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Rombak Posisi Pemain Borneo FC, Fabio Lopez Beri Tugas Baru Untuk Pemain Ini

Veronica Tan Nonton Anak Hoki Bersama Adik-adik Ahok, Harry Tjahaja Purnama: Thank You Vero

Jack Letts Anggota ISIS Ingin Pulang ke Inggris, Rindu Ibu dan Program TV Doctor Who

Ditambahkannya, saat ini belum ada undang-undang yang bersifat memiliki jenis tersendiri (sui generis) dan komprehensif sertas futuristic mengatur tentang Ekraf dari tahap kreasi, pembiayaan, produksi, distribusi, konsumsi hingga konsumsi. Sebab itu RUU menjadi penting untuk mengawal dan menjaga manuver pelaku ekraf itu sendiri.

Pemerintah juga telah menyadari potensi besar Ekraf menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Pemerintah wajib menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif," pintanya.

Saat ditanya amatannya di Kaltim terkait ekraf. Hetifah menyebut kota Balikpapan berpotensi menjadi kota kreatif yang maju. Ekosistem kreatif terus bergerak di kota minyak.

Para pelaku kreatif semakin menjamur di disiplin ilmu maupun produk masing-masing. Pemerintah tampak juga berikan perhatian, seperti baru-baru ini meresmikan Balikpapan Creativ Center di Gedung yang sebenarnya diperuntukkan sebagai gedung parkir.

"Di balikpapan iklim kreatif sudah muncul. Harus difasilitasi (pemerintah). Ekosistem kreatif sudah add, tinggal perkuat mulai dari pendidikan dan riset. Saya senang ada rencana Perda juga di sini. Menunjukkan komitmen (pemda)," ungkapnya.

Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi, Dr. Sabartua Tampubolon menerangkan bila RUU Ekraf ini disahkan menjadi UU.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved