Mantan Napiter Noeim Baasyir Meninggal Dunia, Terkena Serangan Jantung, Begini Kronologinya

Noeim Baasyir, mantan narapidana terorisme (napiter) sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami nyeri di bagian dada

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Ratusan pelayat yang hadir dirumah duka Noeim Baasyir di Desa Joyotakan RT 03/RW 04, Serengan, Surakarta, Minggu (24/2/2019) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SOLO - Noeim Baasyir, mantan narapidana terorisme (napiter) sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami nyeri di bagian dada saat mengendarai motor membonceng istrinya, Nunik.

Muhammad Fauzi, adik kandung Noeim Baasyir menjelaskan kronologi sakit yang diderita kakaknya.

Noeim Baasyir sempat dilarikan ke ke Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati Solo. Fauzi bertanya kepada istri Noeim Baasyir kenapa.

"Saya tanya kenapa ini, enggak apa-apa hanya mau jagong (kondangan, red) karena ada teman mengadakan walimahan," ungkap dia menirukan istri Noeim saat dijumpai di rumah duka RT 3/RW 4 Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Sabtu (23/2/2019) jelang dini hari.

Noeim Baasyir, Napi Terorisme Bebas Murni Hari Ini, Begini Penjelasan Kepala Lapas Tulungagung

Mahfud MD: Amandemen Dulu Dua UU Ini Jika Mau Bebaskan Baasyir Sekarang, Tapi Apa Perlu?

Gegara Abu Bakar Baasyir, Yusril Ihza Mahendra Singgung Kegagalan Mahfud MD jadi Cawapres Jokowi

"Dia (Noeim) merasakan nyeri dada," katanya menegaskan.

Saat mengalami nyeri dada menurut Fauzi, kakak nomor 8 yang juga keponakan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir itu tengah mengendarai motor dengan memboncengkan istrinya.

"Jadi merasakan nyeri di motor, tetapi tidak sampai jatuh," ungkapnya.

"Ya itu, ke RSUI Kustati Solo bersama istrinya pakai motor," tutur dia.

Dia menambahkan, sebenarnya sudah ada pertolongan di IGD RSUI Kustati Solo.

Tetapi pada pukul 21.00 WIB, Noeim yang baru beberapa hari bebas dari status napiter dinyatakan meninggal.

Napi terorisme Noeim Baasyir menunjukkan surat bebasnya dari Lapas Tulungagung, Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 08.30 WIB.
Napi terorisme Noeim Baasyir menunjukkan surat bebasnya dari Lapas Tulungagung, Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. (TRIBUNMADURA/DAVID YOHANES)

"Kami sangat kelihangan," jelas dia.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved