Terpopuler

Pemerintah akan Beri Kesejahteraan untuk Tenaga Honorer K-II atau K2 yang Gagal Tes PPPK/P3K 2019

pelamar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau PPPK/P3K 2019 di Tahap I mulai berguguran alias gagal melanjut ke tahap selanjutnya

Pemerintah akan Beri Kesejahteraan untuk Tenaga Honorer K-II atau K2 yang Gagal Tes PPPK/P3K 2019
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Peserta saat bersiap mengikuti ujian menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jatim di Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Surabaya di Sidoarjo, Jumat (26/10). Tes untuk P3K atau PPPK 2019 akan digelar tanggal 23 - 24 Februari 2019 ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Satu persatu pelamar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau PPPK/P3K 2019 di Tahap I mulai berguguran alias gagal melanjut ke tahap selanjutnya.

Seperti diketahui, seleksi PPPK/P3K 2019 Tahap I ini ditujukan untuk tenaga honorer eks kategori II (K-II atau K2) guru, tenaga kesehatan (nakes), penyuluh pertanian, dan tenaga kependidikan (tendik) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, sudah ada sebanyak 20an pelamar PPPK/P3K 2019 gagal melanjutkan seleksi ke tahap selanjutnya.

Pelamar PPPK/P3K yang gagal tersebut melamar di Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) dan Pemerintah Kota Pangkalpinang (Pemkot Pangkalpinang), dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (Kabupaten TTS).

Perhitungan Nilai Tes CPNS dan P3K atau PPPK Jauh Beda, 1 Soal Benar bukan Bernilai 5 tapi 1-3 Poin

Tes P3K atau PPPK 2019 Digelar 23-24 Februari, Pahami Beda Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural

Tes P3K atau PPPK 2019 Digelar 23-24 Februari, Mendikbud Serahkan 1.310 Soal ke Menteri PANRB

Ini Kisi-kisi Materi CAT P3K atau PPPK, Syarat Pemberkasan NIP dan 2 Poin Penting di Tes Wawancara

Tak semua bisa lamar CPNS

Pemerintah menyadari tidak semua tenaga honorer kategori II (K-II atau K2) bisa mengikuti Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Tahun Anggaran 2018 ini.

Dilansir oleh Sekretariat Kabinet RI di situsnya www.setkab.go.id pada September 2018 lalu, terhadap yang tidak bisa mengikuti seleksi CPNS ini, pemerintah memberikan peluang bagi tenaga honorer K-II atau K2 untuk menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K 2019).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, rapat internal Presiden dengan beberapa menteri telah membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK/P3K itu.

“Dalam RPP ini yang diatur adalah mengenai pengelolaan manajemen PPPK-nya. Tentu saja ada persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Bima Haria Wibisana dalam keterangan pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (21/9/2018) sore, seperti dilansir www.setkab.go.id.

Khusus untuk tenaga guru, untuk tenaga honorer K-II atau K2 yang masih memenuhi syarat usia, menurut Kepala BKN itu, bisa mengikuti ujian CPNS yang akan diadakan pada tahun ini.

Sedangkan untuk yang tidak bisa mengikuti ujian CPNS, lanjut Bima, nanti setelah RPP ini ditetapkan bisa mengikuti ujian PPPK/P3K 2019.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved