Pengakuan Pengetap BBM Subsidi Kasih Fee ke Petugas SPBU, Polres Balikpapan Langsung Tangkap

Keberadaan Polres Balikpapan ungkap pengetap BBM subsidi berupa solar ada kongkalikong dengan pihak SPBU kini kasusnya diproses. Modusnya begini.

Pengakuan Pengetap BBM Subsidi Kasih Fee ke Petugas SPBU, Polres Balikpapan Langsung Tangkap
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Bahan bakar minyak jenis solar. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kongkalikong antara pengetap Bahan Bakar Minyak atau BBM solar subsidi dengan SPBU diduga terjadi dalam kasus lIegal Oil yang baru diungkap oleh Polres Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pelaku Andi Azwar (44), membenarkan bila ia tiba di SPBU, petugasnya sudah kenal dan mengerti.

Bahkan ia memberikan fee kepada petugas SPBU setiap liter BBM yang masuk ke dalam tangki modifikasi di kendaraannya.

Live Streaming Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong, Steven Paulle Dipasang di Laga Perdana Ini

Melihat Makam Tua Belanda di Asrama Bukit Balikpapan, Batu Nisan Bertuliskan Gaya Belanda

Pasca Acara Munajat 212, Wakil Ketua MPR Ingatkan Jangan Ganggu Kebebasan Pers

"Petugas SPBU sudah ngerti. Gak kasih seberapa. Saya Kasih fee per liternya Rp200 perak, ke petugas SPBU," katanya kepada Tribunkaltim.co pada Senin (25/2/2019) di ruang Tipidter Satreskrim Polres Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Kepada Tribunkaltim.co, ia mengaku sendiri melakukan pengetapan BBM subsidi di SPBU Balikpapan. Tak ada yang perintah. Ia bawa ke Samboja Kukar, untuk kemudian diecerkannya demi meraup keuntungan.

"Per liter saya jual Rp7 ribu, belinya, kan, Rp 5150. Untung lebih seribu setiap liternya. Aku mulai 4 sampai 5 tahunan ngecer, kalau ambil ke SPBU ada sekitar 8 bulanan," bebernya.

Andi Azwar (44) pengetap solar subsidi beserta kendaraan modifikasinya diamankan di Mapolres Balikpapan. Usai tertangkap basah mengetap solar 1,4 ton di salah satu SPBU di Balikpapan.
Andi Azwar (44) pengetap solar subsidi beserta kendaraan modifikasinya diamankan di Mapolres Balikpapan. Usai tertangkap basah mengetap solar 1,4 ton di salah satu SPBU di Balikpapan. (Tribunkaltim/Fachri Ramadhani)

Ditanya kendaraan modifikasi khusus miliknya ia mengaku beli kendaraan bekas.

Pada truk berwarna merah itu terdapat tangki, mulai dari samping kiri-kanan, atas-bawah bak belakang. Tangki-tangki itu bisa memuat minyak sekitar 1,4 ton.

"Tergantung. Kalau mobil banyak, kadang kita antre gak dapat. Itu ecer sendiri. Gak disuruh sama orang," tuturnya.

Pengetahuan Jurnalis Terhadap Isu Bunuh Diri Masih Rendah, Ini Analisis Surveinya

Vanessa Angel Ternyata Pernah Terpukul Karena Batal Menikah, Sampai Stres dan Nyaris Bunuh Diri

Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi Akan Panggil Dirut Pertamina Terkait Monopoli Avtur

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved