Pilpres 2019

Soal Program 3 Kartu Jokowi, Sri Mulyadi Sebut Tak Bebani Anggaran, Fadli Zon Bilang Jurus Mabuk

Adapun soal postur anggaran, Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah telah menganggarkan anggaran bantuan sosial dalam jumlah yang lebih besar tahun ini

Soal Program 3 Kartu Jokowi, Sri Mulyadi Sebut Tak Bebani Anggaran, Fadli Zon Bilang Jurus Mabuk
Kompas TV
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berpidato pada "Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju" yang digelar di Sentul 

TRIBUNKALTIM.CO - Calon Presiden Nomor Urut 01 sekaligus petahana, Joko Widodo  mengatakan dalam pidatonya akan mengeluarkan tiga kartu baru sebagai medium penyaluran bantuan sosial.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dikeluarkannya tiga kartu tersebut tidak akan membebani anggaran belanja APBN.

 Justru, kartu-kartu tersebut bisa membuat penyaluran bantuan sosial menjadi lebih sistematis dan terintegrasi.

Polisi Pastikan 3 Tersangka Wanita Penyebaran SARA Masuk Bagian Relawan Pemenangan Prabowo-Sandi

Final Piala AFF U-22 2019, Prediksi Timnas U-22 Indonesia vs Thailand, Misi Merobohkan Tembok Tebal

Pendaftaran PPPK atau P3K di Kota Balikpapan Mau Dibuka, Simak 8 Persyaratan Ini 

 
Adapun soal postur anggaran, Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah telah menganggarkan anggaran bantuan sosial dalam jumlah yang lebih besar tahun ini.

"Nanti berdasarkan evaluasi terhadap berbagai macam program dan anggaran, bisa dimasukkan di 2020 itu suatu langkah awal mengenai bagaimana konsep integrasi dan konsolidasi serta membuatnya menjadi jauh lebih komprehensif dan akuntabel," kata Sri Mulyani di Kantor BPJS Kesehatan, Senin (25/2/2019), dikutip dari Tribunnews.com. 

Pemerintah di dalam APBN 2019 telah meningkatkan bantuan sosial untuk PKH sebesar dua kali lipat dibandingkan 2018.

Selain itu, juga ada peningkatan penerima bantuan pangan non-tunai juga menjadi 15 juta orang.

Anggaran pendidikan pun juga cukup besar yaitu Rp 492,5 triliun atau 20 persen dari APBN keseluruhan, juga anggaran kesehatan sebesar Rp 123,1 triliun.

Adapun ketiga kartu sakti baru ini nantinya akan melingkupi kartu sembako murah, kartu Indonesia pintar untuk perguruan tinggi, dan kartu pra kerja untuk vokasi setidaknya akan memiliki skema yang kurang lebih sama dengan PKH.

BPN Prabowo-Sandi Ikut Tanggapi

Halaman
123
Editor: Anjas Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved