Polemik Wiranto dan Kivlan Zein Atas Peristiwa 1998, Komnas HAM Tawarkan Tiga Cara

Polemik soal Peristiwa 1998 antara Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein dengan Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto ramai menguap ke publik.

Polemik Wiranto dan Kivlan Zein Atas Peristiwa 1998, Komnas HAM Tawarkan Tiga Cara
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Peristiwa 1998, kasus Trisakti dan Semanggi Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Belakangan ini ada kabar yang lagi ramai, terjadi perdebatan antara Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein dengan Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

Perdebatan yang dibahas itu mengenai peristiwa petaka bangsa Indonesia yang terjadi di tahun 1998, atau Peristiwa 1998 saat itu.

Melihat perdebatan itu, mendapat tanggapan dari lembaga Komnas HAM Republik Indonesia melalui komisioner Choirul Anam.

Bawa Mobil Plat Merah di Kampanye Sandiaga, Pimpinan DPRD Menangis Divonis 3 Bulan

Kasus Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Terdakwa Dituntut 10 Tahun Walhi Kaltim Tak Setuju

Hadiri Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Maia Estianty dan Irwan Mussry Kenang Momen Bahagia

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menanggapi perdebatan antara Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein.

Anam menilai, perdebatan Wiranto dan Kivlan Zein mengenai apa yang terjadi pada 1998.

Deretan Tamu Penting yang Dikabarkan Hadir di Pernikahan Syahrini dan Reino Barack di Jepang

Baik terkait kasus Mei 98 ataupun Trisakti Semanggi I dan II.

Dan siapa yang bertanggung jawab, lebih baik diletakkan dalam narasi penegakan hukum.

Hal itu karena kasus-kasus tersebut telah dinyatakan sebagai kasus pelanggaran HAM yang berat oleh Komnas HAM.

Dan sekarang berkas perkaranya sudah ada di Jaksa Agung sejak beberapa tahun yang lalu.

Ia mengatakan, ada tiga cara yang dapat dijalani oleh keduanya jika mau membawa masalah tersebut dalam ranah penegakan hukum.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved