Murid Kelas VI SD Korban Rudapaksa Ayah dan Kakak Kandung Bercita-cita Menjadi Polwan

Perbuatan tersebut telah dialami korban sejak duduk di bangku kelas III SD hingga saat ini, kelas VI SD.

Murid Kelas VI SD Korban Rudapaksa Ayah dan Kakak Kandung Bercita-cita Menjadi Polwan
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kasur lapuk di kediaman korban jadi saksi bisu perbuatan yang dilakukan oleh ayah dan kakak kandung korban. Foto diambil Kamis (28/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rumah kayu semi permanen di kawasan Selili menjadi saksi bisu perbuatan asusila yang dilakukan oleh ayah dan kakak kandung korban.

Perbuatan tersebut telah dialami korban sejak duduk di bangku kelas III SD hingga saat ini, kelas VI SD.

Kedua pria yang harusnya menjaga korban itu melakukan tindak kekerasan seksual tersebut di ruang tamu, tepat di depan televisi.

Di ruangan tersebut, terdapat kasur lapuk yang dijadikan tempat untuk menggauli korban.

Kamis (28/2/2019) sore tadi, Tribunkaltim.co mendatangi rumah korban.

Ibu korban bernisial Ls (46) menyambut dengan hangat, serta menceritakan semua yang telah terjadi.

Tampak beberapa kali korban mengintip dari balik tirai pintu kamarnya.

Bahkan, sesekali korban tampak keluar kamar untuk mengambil sesuatu.

Selama tiga tahun menjadi pelampiasan nafsu ayah dan kakaknya, Ls sama sekali tidak mengetahui maupun melihat ada keanehan dari anak terakhir dari tiga bersaudara itu.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved