Gubernur Kaltim Isran Noor Bertemu Dubes Rusia, Proyek Kereta Api Borneo Dipastikan akan Dilanjutkan

Proyek rel kereta api Borneo (trans Kalimantan), mengubungkan wilayah Kutai Barat-Penajam Paser Utara dan Kubar-Sangatta akan dilanjutkan

Gubernur Kaltim Isran Noor Bertemu Dubes Rusia, Proyek Kereta Api Borneo Dipastikan akan Dilanjutkan
IST/HUMAS PEMPROV KALTIM
Gubernur Kaltim Isran Noor bersama pejabat Pemprov Kalteng dan Kalteng bertemua delegasi Rusai di Jakarta, Jumat (2/3) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proyek rel kereta api Borneo (trans Kalimantan), mengubungkan wilayah Kutai Barat-Penajam Paser Utara dan Kubar-Sangatta yang sempat terhenti akan dilanjutkan.

Kepastian keberlanjutan megaproyek insfrastruktur pertama di Kalimantan ini setelah Gubernur Kaltim Isran Noor bertemu delegasi Russian Railways, selaku investor proyek rel kereta api sepanjang kurang lebih 270 kilometer tersebut.

Pertemuan kedua belah pihak berlangsung di Kedutaan Besar Rusia Kuningan, Jakarta, Jumat (1/3). Informasi dari Humas Pemprov Kaltim, pertemuan dihadiri Sekretaris Jenderal DPD-RI Reydonnyzar Moenek, Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumiondong dan Kepala Bappeda Zairin Zain.

Disebut Bakal Disertakan dalam Proyek Kereta Api Boreno, Ini Tanggapan Dirus MBS

Sementara pihak Rusia dihadiri First Deputy Director General of Russian Railways Misharin Aleksandr Sergeevich dan Ambassador of Russian Federation Vorobieva Ludmila serta jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Isran mengatakan Pemprov Kaltim mendukung penuh proyek pembangunan kereta api ini dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. "Kami akan membentuk tim agar kegiatan berjalan mulus dan kereta api membawa manfaat besar bagi masyarakat," katanya.

Kepala Dishub Kaltim, Salman Lumoindong saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (3/3) mengatakan Pemprov Kaltim mengapresiasi pihak Rusia yang menunjukkan keseriusannya pada pertemuan tersebut. Rusia tak main-main, kali ini Dubes Rusia untuk Indonesia, Ludmila Vorobieva datang beserta First Deputy Director General of Russian Railways Misharin Aleksandr Sergeevich.

Pemkab Kubar Perjuangkan Pemerataan Listrik di Daerah, 80 Kampung Belum Nikmati Listrik PLN

"(Rusia) sudah serius banget. Tim teknisnya datang lengkap ada sekitar 6 orang. Pihak Russian Railways juga datang. Kemarin Rusia serius banget membahas ini dan pak Gubernur juga serius, beliau optimistis," ungkap Salman.

Sebelumnya, tidak lama setelah dilantik sebagai Gubernur Kaltim menggantikan Awang Farouk Ishak, Isran menyatakan akan melanjutkan pembangunan Kereta Api Borneo (KAB) yang sempat tertunda.

Menurut Isran, pihaknya telah bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Ludmila Vorobieva di Bali, untuk membahas kembali kerja sama yang sempat terbangun antara Pemprov Kaltim dmgan perusahaan kereta Rusia.

Menurut Isran, pihak Rusia menyatakan keseriusannya bekerja sama membangun proyek tersebut. "Nanti pertengahan Februari 2019 Rusia akan datangkan tim dari Moskwa. Ini termasuk perusahaan-perusahaan negara yang sepakat untuk melanjutkan pembangunan kerja sama. Kalau tidak Februari akan diputus."

Keluarga Uno Bantah Dukung Paslon 01, Fahri Hamzah Langsung Bereaksi

Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved