Pansus Sebut Masih Ada Persoalan Lahan di Maloy, Ini Penjelasan Kepala Dinas PUPR Kaltim

Pada rapat kali ini, Pansus mulai mendapat titik terang terkait permasalahan yang belum tuntas di kawasan Maloy.

Pansus Sebut Masih Ada Persoalan Lahan di Maloy, Ini Penjelasan Kepala Dinas PUPR Kaltim
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Rapat Pansus Raperda Rencana tata ruang strategis Kawasan industri Maloy, di Gedung E DPRD Kaltim, Jl Teuku Umar, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (4/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Strategis Kawasan Industri Maloy kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung E DPRD Kaltim, Jl Teuku Umar, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (4/3/2019).

Pada rapat kali ini, Pansus mulai mendapat titik terang terkait permasalahan yang belum tuntas di kawasan Maloy.

Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim akhirnya hadir dalam pertemuan itu.

Dinas PUPR Kaltim menjelaskan progres Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).

Ketua Pansus Raperda Maloy, Rita Artaty Barito, mengatakan masih ada persoalan lahan antara pemerintah dengan warga sekitar.

"Progresnya, kalau untuk jalan katanya baru 10 persen. Kalau untuk air sudah 98 persen, cuma ada permasalahan lahan tadi antara Pemprov dan warga. Itu harus segera diselesaikan," kata Rita Barito.

Pihaknya akan mengecek permasalahan tersebut di lapangan. Rencananya pertengahan Maret, Pansus akan meninjau Maloy guna memastikan persoalan lahan.

Baca juga:

Save Our Soccer Sebut Piala Presiden 2019 Melanggar Statuta PSSI, Ini Titik Krusialnya

Halaman
123
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved