Lulus dari Sekolah Polisi, Bripda Ilham Sedih tak Bisa Peluk Orangtua, Kapolda Beri Semangat

Sebanyak 305 siswa Sekolah Pendidikan Polisi (SPN) Balikpapan Polri tengah berbahagia.

Lulus dari Sekolah Polisi, Bripda Ilham Sedih tak Bisa Peluk Orangtua, Kapolda Beri Semangat
Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman
Bripda Ilham Nafiudin saat bersama Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Polisi Priyo Widyanto 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 305 siswa Sekolah Pendidikan Polisi (SPN) Balikpapan Polri tengah berbahagia. Lantaran mereka resmi dilantik Kapolda Kaltim sebagai anggota Polri, Senin (4/3).

Namun, di antara ratusan siswa, ada seorang siswa hanya tertunduk. Raut wajahnya tampak berbeda dari siswa lainnya. Dia hanya bisa berdiri terpaku. Tak ada tubuh orangtua yang dipeluknya. Pun dengan kaki yang bisa ia cium.

Dialah Bripda Ilham Nafiudin. Pada hari bersejarah dalam hidupnya, tak seorang pun keluarga bersamanya. Dalam batinnya ia harus kuat. Tetap tersenyum. Tak boleh menangis. Namun, air mengalir dari kelopak matanya. Jatuh menyusuri pipi.

Di Kaltara, Hanya Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri Ajukan Izin Taksi Online

Namun, kesediahan Ilham terobati. Meski tak ditemani keluarga di hari resminya menjadi anggota Polri, ia mendapat kebanggaan lantaran dihampiri pucuk pimpinan tertinggi Polda Kaltim. Kapolda Irjen Pol Priyo Widyanto mendatangi Ilham dan langsung menepuk bahunya.

"Selamat jadi Polisi. Jadi polisi yang baik. Tetap semangat," ujar Jenderal bintang 2 memberi semangat.

Kepada Tribun, Iham mengaku sedih. Tak bisa dibohongi perasaan iri saat melihat rekan-rekannya memeluk sanak keluarganya. Sementara tak satu pun keluarga dirinya berada di Lapangan SPN Balikpapan. "Iya sedih, mas," tuturnya.

Sebenarnya, Iham telah memberitahu ibunya seminggu sebelum pelantikan. Namun, memang keadaan keluarga siswa Polri asal Tarakan ini tak memungkinkan hadir di Balikpapan.

Ilham merupakan anak yatim. Ayahnya sudah lama tiada, sedangkan sang ibu hanya pegawai swasta. Di Tarakan, ibunya tinggal berdua dengan saudaranya. "Tidak bisa datang, karena nggak ada yang menemani. Orangtua tinggal sama kakak. Cuma ibu, bapak sudah tak ada. Ibu sehari-hari karyawan swasta," ungkapnya.

Pemkab Kubar Siap Fasilitasi PLN dengan Perusahaan Selesaikan Lahan yang Dilewati Jaringan SUTT

Kendati demikian, Ilham tetap bersyukur dengan apa yang ia raih. Ini merupakan pembuktian dirinya sebagai anak. Keberhasilannya tak lepas dari doa dan dukungan orang tua. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved