Menata Sungai Karang Mumus, Pemkot Samarinda Dapat Bantuan Rp 25 Miliar dari Bank Dunia

Pemkot Samarinda serius mengawal pemindahan warga pinggiran Sungai Karang Mumus dapat dana dari Bank Dunia ini yang akan dilakukan Pemkot Samarinda

Menata Sungai Karang Mumus, Pemkot Samarinda Dapat Bantuan Rp 25 Miliar dari Bank Dunia
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HP
Warga beraktivitas di pemukiman jala Perniagaan Kota Samarinda beberapa waktu lalu (16/2/ 2019) permukiman di bantaran Sungai Karang Mumus, persisnya di RT jalan Perniagaan Gang Rahmat persisnya di RT 36,37,38 di Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu, akan dibongkar Pemkot demi mengurangi kawasan kumuh di kota Samarinda. 

Laporan Tribun Kaltim Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemkot Samarinda serius mengawal pemindahan warga dari pinggiran Sungai Karang Mumus atau SKM.

Persisnya sepanjang 200 meter kanan kiri SKM, pada segmen Jalan Perniagaan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, warga yang bermukim di sana diminta membongkar sendiri rumahnya paling lambat 28 Februari lalu. Namun, batas waktu ini diperpanjang hingga 10 Maret ini.

Link Live Streaming PSS Sleman vs Madura FC, Indosiar Selasa (5/3/2019) Sore Pukul 15.30 WIB

Pendaftaran Sudah Dibuka dan Ada Lebih 6.000 Formasi, Pelamar CPNS Papua Wajib Kantongi 1 Surat Ini

Ongen Meminta Aparat Kepolisian Tak Memberi Rehabilitasi Politisi Partai Demokrat Andi Arief

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda, Asli Nuryadin menuturkan, Pemkot Samarinda sepakat memberi bantuan sewa rumah kepada warga yang akan direlokasi.

Besarannya mencapai Rp 1 juta per kepala keluarga (KK) per bulan. Bantuan ini diberikan untuk tiga bulan. Jadi totalnya Rp 3 juta per KK.

"Dari beberapa rapat, warga minta Rp 1 juta sebulan. Kita iyakan saja. Kita tunggu pekan ini (warga membongkar). Kita berharap ada kesadaran," kata Asli kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (5/3/2019).

Diketahui, lahan sepanjang 200 meter ini merupakan milik Pemkot Samarinda, yang dipinjamkan kepada warga sementara waktu.

Sehingga, Pemkot tak mengeluarkan ganti rugi untuk relokasi ini.

Asli menuturkan, semua pihak harus mengawal relokasi ini.

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved