Liga Champions

Jelang Laga PSG vs Man United, Solskjaer Tolak Kibarkan Bendera Putih

OLE Gunnar Solskjaer meyakini tim asuhannya, Manchester United, masih punya peluang untuk memukul balik Paris Saint Germain (PSG)

Jelang Laga PSG vs Man United, Solskjaer  Tolak Kibarkan Bendera Putih
Tribunkaltim.co/Fiy
Manchester United vs PSG 

TRIBUNKALTIM.CO - OLE Gunnar Solskjaer meyakini tim asuhannya, Manchester United, masih punya peluang untuk memukul balik Paris Saint Germain (PSG) dalam leg kedua 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Kamis (7/3) dini hari.

MANCHESTER United tak berdaya dalam leg pertama di Old Trafford (13/2) lalu. Gol dari Presnel Kimpembe menit ke-53, dan Kylian Mbappe menit ke-60 membuat mereka tersungkur 0-2 di depan pendukungnya sendiri.

Ada tambahan lain yang bikin sesak yakni dikartu-merahnya gelandang andalan, Paul Pogba hingga ia tak bisa main di leg kedua ini. Tak hanya itu, dalam laga di Paris ini, Solskjaer juga kehilangan sembilan pemain lainnya karena cedera.

Tercatat, tujuh pemain yang jadi tulang-punggung MU di leg pertama, harus absen pada laga krusial ini. Mereka adalah Jesse Lingard, Anthony Martial, Nemanja Matic, Andre Herrara, Juan Mata, dan Alexis Sanchez.

Gara-gara Implan Cambang, Eks Pemain PSG Absen Merumput Satu Bulan Lebih

Mengejar defisit dua gol (artinya MU minimal harus menang 3-0) dengan stok pasukan terbatas, di kandang PSG yang belum terkalahkan musim ini, sungguh menjadi ujian sangat berat.

Tapi Solskjaer menolak mengibarkan bendera putih. Ia mengaku sudah punya strategi tepat, yang diharapkan bisa memberikan efek maksimal. Strategi itu adalah berusaha bermain lepas tanpa beban

"Kami akan datang ke sana untuk menikmati permainan. Kami tahu, itu merupakan tempat sangat sulit, dan PSG bermain sangat bagus di Old Trafford, jadi ini akan menjadi tantangan luar biasa bagi kami," katanya.

Pelatih asal Norwegia ini juga menyuntik motivasi para pemain dengan merujuk pada peristiwa 20 tahun silam, saat dia menjadi kunci keberhasilan MU menjuarai Liga Champions 1999. Saat itu United bisa memenangi final melawan Bayern Munchen dengan dramatis.

Awalnya Setan Merah tertinggal 0-1 pada 90 menit waktu normal. Tetapi drama terjadi di saat injury time karena MU mampu mencetak dua gol. Yang pertama dicetak Teddy Sheringham pada menit ke 90+1. Sedangkan gol penentuan dicetak Solksjaer pada menit ke 90+2.

Cuitan Pertama Andi Arief Usai Ditangkap, Mohon Maaf dan Minta Didoakan

Menurut Solskjaer, kemenangan itu karena semangat pantang menyerah dan tetap melakukan yang terbaik yang selalu diusung Manchester United. Ia pun ingin membawa semangat itu saat lawatannya ke Stadion Parc des Princes.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved