Operasi Cipta Kondisi di Samarinda Dua Pasangan Dijaring, Diduga Usai Pesta Sabu dan Pesta Seks

Rabu (6/3/2019) pagi tadi, personel Sabhara membawa dua truk Dalmas sekaligus guna mengangkut warga yang terjaring Operasi Cipta Kondisi.

Operasi Cipta Kondisi di Samarinda Dua Pasangan Dijaring, Diduga Usai Pesta Sabu dan Pesta Seks
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Sat Sabhara Polresta Samarinda menggelar razia disejumlah guest house dan hotel kelas melati, hasilnya didapati delapan pasangan bukan suami istri, Rabu (6/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sat Sabhara Polresta Samarinda kembali lakukan pengecekan ke pengunjung hotel dan guest house.

Rabu (6/3/2019) pagi tadi, personel Sabhara membawa dua truk Dalmas sekaligus guna mengangkut warga yang terjaring operasi cipta kondisi.

Personel Sabhara mulai mengetuk satu per satu pintu kamar di guest house jalan Urip Sumoharjo, hasilnya didapati 4 pasangan bukan suami istri yang diduga telah melakukan tindak asusila.

Di Era Digital, Orang Tua Harus Bermetamorfosa

Distribusi Kotak Suara di Dua Kecamatan Kukar Tertunda, Ini Alasannya

Tarik Investor ke KEK Maloy, Gubernur Kaltim Isran Noor Janji Gratiskan Sewa Lahan

Lalu, rombongan menuju hotel kelas melati di jalan Merdeka, 1 pasangan terciduk usai diketahui tidur bersama. Bahkan, saat petugas datang, tampak pasangan ini belum menggunakan pakaian lengkap.

Razia dilanjutkan ke guest house di jalan Ir Juanda, 1 pasangan lagi kembali terjaring. Kendati banyak kamar yang telah ditempati, namun hanya dua kamar yang terdapat penghuninya.

Terakhir, petugas mengobrak-abrik guest house di jalan Gatot Subroto, tepat di depan salah satu tempat hiburan malam (THM). Di guest house ini, petugas mendapatkan 2 pasangan yang berada di dalam satu kamar.

Saat petugas melakukan pemeriksaan, tampak penghuni kamar itu masih lelap tertidur. Selain diduga usai pesta seks, keempatnya juga disinyalir usai menggunakan narkoba jenis sabu, pasalnya petugas mendapati pipet kaca, serta korek api yang kerap digunakan untuk mengkonsumsi sabu.

"Sasaran utama giat ini premanisme, miras, narkoba, serta prostitusi maupun penyakit masyarakat. Hasilnya, ada belasan orang kita amankan," ungkap Wakasat Sabhara Polresta Samarinda, AKP Surya Irianto, Rabu (6/3/2019).

Sat Sabhara Polresta Samarinda menggelar razia disejumlah guest house dan hotel kelas melati, hasilnya didapati delapan pasangan bukan suami istri, Rabu (6/3/2019).
Sat Sabhara Polresta Samarinda menggelar razia disejumlah guest house dan hotel kelas melati, hasilnya didapati delapan pasangan bukan suami istri, Rabu (6/3/2019). (TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D)

"Ini rutin kita lakukan, untuk cegak tindak kriminalitas, dan menciptakan rasa aman, serta nyaman kepada masyatakar sekitar."

Kendati cukup banyak orang yang terjaring razia, namun tidak didapati adanya anak dibawah umur.

"Dewasa semua. Untuk yang diduga menggunakan narkoba, kita akan koordinasikan dengan Satreskoba," jelasnya.

"Semua kita lakukan pembinaan, dan kita lakukan pendataan. Setelah itu kita panggil keluarganya, lalu kita pulangkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved