Hari Raya Nyepi 2019

Stop Sementara di Hari Raya Nyepi, Berikut Waktu Operasional Kembali Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Selama 24 jam masa penghentian operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bal, maskapai dengan penerbangan berjadwal telah melakukan penyesuaian.

Stop Sementara di Hari Raya Nyepi, Berikut Waktu Operasional Kembali Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Kompas/Heru Sri Kumoro (KUM)
ILLUSTRASI - Suasana di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali, Rabu (2/10/2018). Untuk mengakomodasi kedatangan kepala negara dan delegasi resmi APEC yang akan terbang dengan pesawat kepresidenan, Bandara Ngurah Rai rencananya akan ditutup untuk semua penerbangan komersial pada waktu dan jam tertentu. 

Selain NOTAMN Nomor A5144/18 NOTAMN yang dikeluarkan pada tanggal 7 Desember 2018 tersebut, penghentian sementara operasional Bandara juga didasarkan pada Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU/2696/DAU/223168/1796/99 tanggal 1 September 1999 tentang Pengoperasian Bandara Ngurah Rai Bali pada Hari Raya Nyepi.

Walaupun Bandara dinyatakan tidak melayani penerbangan berjadwal dan charter, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara, bekerja sama dengan stakeholder terkait, tetap menyiagakan personel untuk melayani penerbangan yang bersifat darurat seperti emergency landing atau evakuasi medis.

Setelah 24 jam menghentikan kegiatan operasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan kembali beroperasi secara normal pada hari Jumat 8 Maret pukul 06.00 Wita.

Dijadwalkan, penerbangan Lion Air JT-929 tujuan Surabaya untuk rute domestik, dan Indonesia AirAsia QZ-550 tujuan Kuala Lumpur untuk rute internasional menjadi penerbangan pertama yang akan berangkat dari Bali.

Sedangkan untuk penerbangan pertama yang mendarat di Bali adalah penerbangan Garuda Indonesia GA-7049 dari Lombok untuk rute domestik, dan Garuda Indonesia GA-897 dari Guangzhou untuk rute internasional.

“Saat Nyepi nanti kami siapkan sebanyak 369 personel dari Angkasa Pura untuk siaga di Bandara, di samping bantuan keamanan dari Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai sebanyak 30 personel, dan TNI AU sebanyak 35 personel. Sejumlah institusi komunitas Bandara lainnya juga akan tetap standby di Bandara,” tuturnya.

Mengenai pencahyaan di Bandara saat Nyepi, Arie menyampaikan akan dimatikan tetapi sejumlah titik di dalam Bandara tetap menyala.

Selama tidak beroperasi tidak ada penumpang terdampak karena memang tidak ada operasional penerbangan.

Namun rata-rata per hari pergerakan penumpang sebanyak 59 ribu penumpang.

Jumlah pesawat yang parkir malam sebelumnya atau RON (Run Over Night) di Apron Bandara diperkirakan sebanyak 21 pesawat rata-rata setiap harinya.(*)

(Tribunkaltim.co/Doan Pardede)

Follow Instagram Tribunkaltim.co di bawah ini:

Subscribe Youtube Channel Tribunkaltim.co di bawah ini:

Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved