Tarik Investor ke KEK Maloy, Gubernur Kaltim Isran Noor Janji Gratiskan Sewa Lahan

Nantinya MBS yang akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk menarik investasi di kawasan tersebut.

Tarik Investor ke KEK Maloy, Gubernur Kaltim Isran Noor Janji Gratiskan Sewa Lahan
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Gubernur Kaltim, Isran Noor 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy akan diresmikan Presiden Jokowi pekan depan, Selasa (12/3/2019).

Usai diresmikan, Gubernur Kaltim Isran Noor berharap investor swasta berlomba masuk ke Maloy.

Pemprov telah menunjuk perusda Melati Bhakti Satya (MBS) sebagai operator pelaksana di Maloy.

Nantinya MBS yang akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk menarik investasi di kawasan tersebut. 

Bandara Balikpapan Buka Rute Potensial ke China dan Arab, Begini Penjelasan GM Angkasa Pura I

Pekan Depan Presiden Bakal Resmikan KEK Maloy, Ini Kata Gubernur Kaltim Isran Noor

Link Live Streaming PSG vs Manchester United, Babak 16 Besar Liga Champions Leg 2

Isran Noor mengaku telah menyiapkan strategi khusus agar investor tertarik membangun industri di Maloy. Ia berjanji akan memberi keringanan bagi swasta yang berinvestasi di Maloy, berupa gratis sewa lahan.

"Nantinya kebijakan kita di sana akan berikan keringanan untuk investor di sana. Kalau perlu gratis sewa lahannya, nanti setelah mereka produksi, baru kita pungut. Itu insentif namanya," ungkap Isran di Lamin Etam, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/3/2019).

Bupati Kutai Timur, Ismunandar turut mendukung rencana tersebut. Ia megatakan sejauh ini sudah ada 3 investor yang masuk ke Maloy.

"Kita ini ikut administrator pemerintah pusat. Yang terpenting meingkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sekarang sudah ada tiga perusahaan, mereka di sektor perminyakan dan tetap sinkron dengan industri sawit," tutur Ismunandar.

Prakiraan Cuaca Kota Samarinda Rabu (6/3/2019), Beberapa Kecamatan Terjadi Hujan Disertai Petir

THL DPRD PPU Belum Tes Urine, Sekwan: Kalau Positif,  Kontrak Mereka Kami Putus

Pemkot Balikpapan Terapkan Aturan Disiplin Bagi PNS yang Tidak Masuk Kerja, Ini Hukumannya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Muhamad Nur menilai hadirnya KEK Maloy bakal mendorong pertumbuhan ekonomi di luar sektor pertambangan yang selama ini mendominasi Kaltim.

Menurutnya Maloy berperan sentral bagi tumbuhnya industri hilirisasi perkebunan sawit dan produk pertanian. 

"Karena nanti Maloy akan bisa melengkapi pertumbuhan ekonomi kita dari sektor pertambangan. Sharing ekonomi dari industri pengolahan kan cukup besar dampaknya di kita. Ada sekitar 16%. Kalau dia bisa tumbuh lebih cepat akan lebih bagus," ujar Nur. (*) 

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved