Banjir Besar Landa Kabupaten Madiun, Pertama Kali Banjir Tutup Jalan Tol

Banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merembet hingga jalan tol Surabaya-Surakarta.

Banjir Besar Landa Kabupaten Madiun, Pertama Kali Banjir Tutup Jalan Tol
capture Instagram @madiunwisata
Video banjir Madiun viral di media sosial. Dalam video banjir Madiun yang beredar, tampak separuh jalan tol Madiun berubah menjadi kolam. 

TRIBUNKALTIM.CO, MADIUN - Banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merembet hingga jalan tol Surabaya-Surakarta. Ruas jalan tol arah Surabaya- Surakarta tak bisa dilewati sehingga polisi melakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow, Kamis (7/3).

Rekayasa lalu lintas jalan tol dilakukan sepanjang 5 kilometer, mulai dari Km 607 hingga Km 602, karena ketinggian air mencapai sekira 80 cm. "Arus lalu lintas diterapkan contra flow di jalur B dari arah Surabaya menuju ke Solo mulai Km 607 hingga Km 602," ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo.

Polisi memasang traffic cone karena jalur arteri juga banjir. Contra flow diterapkan secara kondisional tergantung debit air yang membanjiri jalan tol Madiun.

All England 2019 - Link Live Streaming, Jonatan Christie Main Sekarang Lawan Wakil India

"Rekayasa lalu lintas berupa contra flow tetap kami berlakukan hingga banjir yang menggenangi jalan tol Madiun surut," ungkapnya. Menurut Bambang, contra flow ampuh mengurai kepadatan kendaraan yang melalui jalur tol Madiun dari dua arah.

Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno mengatakan banjir di jalan tol itu baru pertama terjadi. Menurutnya, sekira dua tahun lalu ketika jalan tol masih dalam proses pembangunan, pernah digenangi air. Namun saat itu kondisinya tidak seperah sekarang.

"Ini yang paling parah selama tiga tahun belakangan," tambahnya. Iwan menyatakan, pihak pengelola tak bisa berbuat banyak untuk mengatasi banjir di jalan tol ruas Kertosono-Ngawi ini.

Dikatakan, memompa air di jalan tol mustahil dilakukan. Soalnya, sisi timur-barat jalan tol juga terendam air.

Inilah Kisah di Balik Foto Viral Pegawai KFC Gorontalo yang Layani 2 Bocah Berbaju Lusuh

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung terjun ke lapangan untuk menemui para pengungsi bencana banjir di Kabupaten Madiun. Para pengungsi tampak memenuhi posko keselamatan di Kantor Pemerintahan Kabupaten Madiun, Desa Garon, Kecamatan Balerejo.

Satu di antara pengungsi adalah bayi Nafisa. Bayi berusia 3,5 bulan itu sudah sejak Rabu malam mengungsi bersama ibunya.

Bayi itu menjadi perhatian Khofifah. "Sudah berapa lama mengungsi di sini," kata Khofifah pada Kanti Lestari, ibu bayi Nafisa, sembari menggendong bayi perempuan tersebut.

"Apa yang masih dibutuhkan di posko kesehatan ini," tanya Khofifah pada para pengungsi lain. "Sehat ya Nak, yang sabar ya Nak," kata Khofifah pada bayi Nafisa.

Kabupaten Madiun merupakan kawasan terparah akibat bencana banjir. Pada Rabu malam, air meluap dan merendam setidaknya 39 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Madiun.

Begini Parahnya Banjir Madiun di Video Viral, Separuh Tol jadi Kolam hingga Ada Mobil Terperosok

"Di kampung saya, banjirnya masuk rumah, tingginya air sudah selutut. Makanya saya dibantu naik perahu mengungsi ke sini," ucap Kanti, warga Desa Waru Rejo.

Ia mengatakan, banjir serupa pernah terjadi sepuluh tahun lalu yaitu di 2009. Menurut Kanti, di tempat pengungsian ini masih minim kebutuhan makanan bayi dan popok. "Yang belum tersedia makanan bayi dan popok," katanya. (surya/tim)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved