Wawancara Eksklusif

Kekecewaan Sang Putri Ratna Sarumpaet, Atiqah: Ibu Saya tak Membuat Keonaran

RATNA Sarumpaet, terdakwa kasus berita bohong mengenai penganiayaan dirinya, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan

Kekecewaan Sang Putri Ratna Sarumpaet, Atiqah: Ibu Saya tak Membuat Keonaran
KOMPAS.com/IRA GITA
Atiqah Hasiholan bersama kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insang Nasrudin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018). Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Atiqah Hasiholan Beberkan Kondisi Ratna Sarumpaet yang Semakin Drop, ''Ibu Benar-benar Tertekan'', http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/06/atiqah-hasiholan-beberkan-kondisi-ratna-sarumpaet-yang-semakin-drop-ibu-benar-benar-tertekan. Editor: Siemen Martin 

TRIBUNKALTIM.Co - RATNA Sarumpaet, terdakwa kasus berita bohong mengenai penganiayaan dirinya, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Memasuki sidang kedua, Rabu (6/3), tim penasihat hukumnya mengajukan eksepsi (keberatan atas surat dakwaan), setelah dalam sidang sebelumnya jaksa penuntut umum membacakan dakwaan.

PUTRI Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan menemani ibunya dalam persidangan kedua. Ia yakin, dalam putusan selanya majelis hakim PN Jakarta Selatan akan membebaskan sang ibu dari dakwaan karena pasal tuduhan jaksa dianggap tidak tepat.

Atiqah, seorang aktris dan foto model datang ke PN Jakarta Selatan bersama dua kakaknya, Ibrahim dan Fathom Saulina. Istri aktor Rio Dewanto tersebut mengaku kecewa setelah majelis hakim menolak permohonan penangguhan penahanan terhadap Ratna Sarumpaet.

Inilah Figur Pramono Edhie Wibowo; Sosok Pendonor Sumsum Tulang Belakang Demi Kesembuhan Ani

Atiqah mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi kondisi kesehatan sang ibu selama dalam tahanan di Polda Metro Jaya. Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun Network dengan Atiqah.

Bagaimana tanggapan Anda soal penolakan permohonan penangguhan penahanan terhadap ibu Anda?
Ya alhamdulillah. Ibu saya memang sehat. Ibu saya bukan sakit yang kesakitan, tapi ibu saya memang sudah berusia.

Namanya sudah berusia pasti ada saja gangguan-gangguannya. Makanya kami menggunakan hak kita untuk meminta. Kalau hakim punya keputusan yang lain ya sudah, yang penting kami sudah meminta. Yang pasti ya kami namanya keluarga, ada hak ya masak tidak digunakan.

Apakah akan mengajukan penangguhan penahanan lagi?
Kalau ada haknya ya ngajuin lagi. Terus saja kalau ada haknya.

VIDEO - Tampil Superior, Garuda Select Ungguli QPR U-18 Empat Gol Tanpa Balas

Upaya apa saja yang sudah dilakukan keluarga untuk menyelesaikan perkara Ibu Anda?
Pastinya sudah konsultasi dengan berbagai ahli pidana. Di media-media, di televisi-televisi, juga para ahli menyampaikan hal yang sama seperti tercantum dalam eksepsi yaitu dakwaan terhadap ibu saya itu tidak tepat.

Pasal yang dituduhkan pada ibu saya merupakan delik materil bukan delik formil. Jadi dalam delik materiil itu harus ada akibat dari perbuatan ibu saya. Apakah perbuatan ibu saya mengakibatkan keonaran?

Terjadinya keonaran sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 Undang-undang No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, adalah terjadinya kerusuhan. Apakah cuitan (di Twitter) orang itu dianggap kerusuhan? Gitu kan? Kerusuhan yang harus diselesaikan pihak berwajib, gitu ya?

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved