Polisi Buru Pembakar Lahan Hutan Lindung Bontang, Naik Motor Trail, Petugas Padamkan Api

Jajaran Polres Bontang masih menyelidiki dugaan pembakaran lahan di kawasan hutan lindung Kota Bontang.

Polisi Buru Pembakar Lahan Hutan Lindung Bontang,  Naik Motor Trail, Petugas Padamkan Api
TRIBUNKALTIM/ICHWAL SETIAWAN
Lahan valve, pipa induk Pertagas di Kota Bontang, Kalimantan Timur terbakar, Senin (4/3/2019) siang. Kebakaran diduga dipicu dari lahan melebar ke sekitar valve jaringan pipa gas. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Jajaran Polres Bontang masih menyelidiki dugaan pembakaran lahan di kawasan hutan lindung Kota Bontang. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi diduga karena sengaja dilakukan untuk pembukaan lahan pertanian oleh oknum tertentu.

"Kita masih cari ini, kalau kita dapat pasti kita tangkap," tegas Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti kepada Tribun saat dikonfirmasi terkait kebakaran hutan dan lahan (kahutla) di kawasan hutan lindung, Kamis (7/3).

Kapolres Mukti mengatakan, sejauh ini belum ada tersangka yang berhasil diringkus sejak kebakaran terjadi. Padahal tim dari seluruh Polsek wilayah hukum Polres Bontang sudah dikerahkan memantau pelaku-pelaku pembakar lahan.

Kendala petugas di lapangan cukup sulit mencari bukti oknum pembakar. Sebab, lahan yang dibakar merupakan milik negara, sedangkan saksi di lapangan ketika ditanya mengaku tidak mengetahui penggarap lahan tersebut.

Begini Parahnya Banjir Madiun di Video Viral, Separuh Tol jadi Kolam hingga Ada Mobil Terperosok

"Kami cukup sulit temukan, karena saat ditanya mereka bilang tidak tahu yang punya lahan siapa. Yang jelas di situ hutan lindung, tapi ada oknum yang dirikan bangunan pondok-pondok," ujar Mukti.

Untuk memaksimalkan kerja petugas, pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, BPBD, Kodim 0908 dan stakeholder terkait memantau dan memadamkan ketika terjadi kebakaran lahan dan hutan.

Langkah ini dilakukan untuk lebih mudah memantau pergerakan oknum pembakar lahan yang massif beraksi beberapa pekan terakhir. Mereka memanfaatkan kondisi cuaca terik dan suhu tinggi untuk membuka lahan dengan cara membakar.

Pun demikian, Polres bakal memantau penggarap lahan yang berada di kawasan hutan lindung. Petugas mengaku masih mengintai para penjarah lahan ini, namun ketika terbukti pihaknya bakal memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

Sejauh ini pihaknya sudah meminta seluruh Polsek turun membantu pemadam ketika lahan dan hutan terbakar. Medan yang berbukit-bukit terkadang membuat petugas harus menggunakan kendaraan motor trail untuk memadamkan api. "Kalau jalannya sulit di akses, terpaksa petugas harus naik trail bawa air," pungkasnya.

Pemkot Bontang mengintruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memasang spanduk larangan bakar lahan di kawasan Hutan Lindung Bontang. Edaran surat yang diteken Pj Sekretaris Daerah Agus Amir ini disebarkan melalui jejaring sosial grup Whatsapp Pemkot Bontang.

Sandiaga Uno Singgung soal Pentingnya Cuti Kampanye, Begini Respons TKN Jokowi

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved