Berita Pemkab Kutai Timur

869 Keluarga Terima Beras Sejahtera

Presiden Joko Widodo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 34,4 triliun untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

869 Keluarga Terima Beras Sejahtera
HO - Kominfo Perstik Kutim
Bupati dan Wakil Bupati saat menjajal mesin penanam jagung modern di areal tanam seluas sekitar 200 hektar di Kecamatan Long Mesangat 

“Program membangun dari pinggiran adalah program prioritas kami.

Membangun di desa dan kecamatan, bukan terfokus pada ibukota kabupaten saja.

Agar masyarakat tidak kelaparan, mendapat fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai serta terpenuhinya kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik,” kata Ismunandar.

Seperti diketahui, untuk tahun 2019 ini, Presiden Joko Widodo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 34,4 triliun untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

Dengan indeks bantuan sosial terdiri dari bantuan tetap PKH regular Rp 550.000 per keluarga per tahun, bantuan tetap PKH Akses Rp 1 juta per keluarga per tahun (KPM yang tinggal di daerah sulit dan terpencil).

Bupati dan Wakil Bupati Kutim melaunching Program Keluarga Harapan di Kecamatan Long Mesangat
Bupati dan Wakil Bupati Kutim melaunching Program Keluarga Harapan di Kecamatan Long Mesangat (HO - Kominfo Perstik Kutim)

Sedangkan KPM yang memiliki ibu hamil, balita dan tinggal bersama lansia serta disabilitas Rp 2,4 juta per jiwa per tahun.

KPM yang memiliki anak sekolah usia SD Rp 900 ribu per jiwa per tahun, SMP 1,5 juta per jiwa per tahun dan SMA Rp 2 juta per jiwa per tahun.

Di tempat yang sama, Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang juga melakukan penanaman bibit jagung serentak menggunakan peralatan tanam modern.

Kecamatan Long Mesangat berencana menjadi sentra tanaman jagung di pedalaman Kutim dengan luas areal tanam hingga 200 hektar.

“Kita ada program tanam jagung yang digalakkan Kementerian Pertanian dan Pemkab Kutim dengan luasan hingga 5.000 hektar.

Area tersebut terbagi di beberapa kecamatan di Kutim. Satu di antara di Long Mesangat. Potensinya juga sangat besar.

Semoga program produksi jagung bisa terealisasi dan Kutim bisa menjadi sentra produsen jagung di wilayah Kaltim, untuk kebutuhan nasional bahkan internasional,” kata Ismunandar. (advertorial/Kominfo Perstik Kutim)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved